Selasa, 21/02/2012 15:25 WIB

Ancam Sebar Foto Syur Seorang WNA, Eks PNS Ditangkap Polisi

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Mabes Polri menangkap seorang bekas PNS asal Jateng karena melakukan pembajakan email milik seorang warga negara asing. Bukan hanya itu, pelaku berinisial BA (32), ini berupaya memeras dan mengancam menyebarkan foto-foto syur korbannya ke publik.

"Bila korban tidak menyerahkan uang Rp 500 juta kepada tersangka, maka foto-foto pribadi korban akan disebarluaskan melalui twiter, online," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, Selasa (21/2/2012).

Penangkapan bermula dari laporan seorang WNA pada 6 Februari 2012 ke Direktorat Khusus Cyber Crime Mabes Polri. Korban mengaku akun email yang dimilikinya dibajak oleh orang tidak dikenal.

"Yang bersangkutan juga mengaku diancam orang tidak dikenal," papar Saud yang didamping Kanit I Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Khusus, Kombes Pol Tommy Watuliu.

Polisi kemudian mulai melacak. Dari petunjuk yang terlacak itu, polisi dalam waktu 2 hari menangkap eks PNS tersebut di Wonosobo.

"Dari pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya," jelas Saud.

Di tempat sama Tommy menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku adalah dengan cara mencari secara acak email korbannya. Tersangka kemudian membajak email tersebut lalu mengirimkan pesan kepada korban melalui akun lain email korban.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ahy/nal)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
40%
Kontra
60%