PKS Izinkan Kampanye Negatif, PDIP Ibaratkan Jokowi Gatot Kaca

Mochamad Zhacky - detikNews
Senin, 15 Okt 2018 15:55 WIB
Foto: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyerukan para kader untuk mengedepankan kampanye positif ketimbang kampanye negatif. PDIP juga mengibaratkan Jokowi sebagai Gatot Kaca.

"Itu PKS. Kalau PDI Perjuangan, kami berkampanye yang positif. Kami membangun peradaban, kami mengangkat kebudayaan, martabat, dan kehormatan bangsa," kata Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018).


Namun, Hasto menyadari PDIP tak bisa 100% melakukan kampanye positif. Tapi paling tidak, PDIP berkomitmen menghadirkan kampanye damai yang beradu gagasan, rekam jejak, dan program.

"Kita positif. Ya namanya 100% nggak ada lah, tapi kita menandatangani kampanye damai, kami adu gagasan, kami adu rekam jejak, kemudian konsepsi bagaimana masa depan Indonesia raya ini. Itu yang kami sampaikan," terang Hasto.


Saat inilah Hasto menyinggung kisah Gatot Kaca. Dia mengibaratkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gatot Kaca yang selalu diserang oleh musuh-musuhnya, namun justru bertambah sakti.

"Kalau kami diserang dalam cerita wayang itu ada namanya Gatot Koco, wisanggeni. Ketika kecil, ya, diserang habis-habisan oleh pihak angkara murka tapi malah kemudian menjadi sakti. Jadi serangan-serangan itu menciptakan mekanisme untuk lebih baik. Ya, misalkan di situ (Jokowi sebagai Gatot Kaca)," papar Hasto sambil tertawa.

Sebelumnya, Sohibul memang mempersilakan kadernya berkampanye negatif untuk mendulang suara di Pemilu 2019. Namun, Sohibul memberi batasan.

"Saya mengatakan 80% kampanye kita harus positive campaign. Silakan masuk ke negative campaign, cukup 20%," kata Sohibul dalam konsolidasi Nasional di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (14/10).


Saksikan juga video 'Ternyata, Bawaslu dan KPU DKI Beda Pemahaman Soal Kampanye Negatif':

[Gambas:Video 20detik]

(zak/idh)