Soal Pencopotan Retno, Ahok: Tugas Guru Itu Mengajar, Kepsek Tugas Tambahan

- detikNews
Senin, 18 Mei 2015 08:35 WIB
Jakarta - Retno Listyarti dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sekolah SMAN 3 Jakarta karena menghadiri talkshow di sebuah televisi swasta saat pelaksanaan UN. Menurut Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) tugas Retno sebagai guru adalah melakukan pengajaran dan pengawasan siswa-siswinya.

"Bu Retno kalau menurut saya, guru ya harus mengajar tugasnya. Tugas utama guru kan mengajar, kepsek tugas tambahan yang diberikan dinas, bukan suatu jabatan apa. Ya ini guru dikasih tugas tambahn jadi kepsek," ujar Ahok di SD Santa Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2015).

"Saya selalu berprinsip, serahkan pada kepala dinas untuk membereskan semuanya. Dan kadis (Kadisdik DKI Arie Budhiman) saya yakin nggak mungkin melakukan sesuatu sembarangan. Tanya saja sama Kadis," lanjutnya.

Menyoal surat pemecatan terhadap Retno yang dianggap tidak sah, Arie yang mendampingi Ahok pun hanya tersenyum kecil. Dia menganggap setiap orang memiliki interpretasi masing-masing, termasuk Retno.

"Hahaha ya boleh itu interpretasi lah. ‚ÄéKita sudah ratusan bahkan ribuan kali untuk rotasi Kepsek dan jabatan itu bukan hak. Jadi saya kira yang paling baik itu adalah dia buktikan saja kalau memang hebat ya jadi guru yang baik," kata Arie.

"Jadi tidak dipecat dalam arti begini, saya kira begitu dan yang paling penting seorang guru seorang Kepsek kejujurannya nomor 1," pungkas mantan Kadisparbud DKI tersebut.

Sebelum ini, Retno menyampaikan, ia tidak pernah diberi tahu terkait surat pemberitahuannya. Padahal, seharusnya ia diberi tahu 7 hari sebelumnya.

"Saya mendapat surat pemberhentian pada 11 Mei 2015, besoknya saya harus menghadiri serah terima jabatan Kepala Sekolah SMA 3. Atasan saya tidak memberi tahu terkait pemberhentian tersebut," tuturnya di YLBHI, Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (17/5) lalu.

Pasca dicopot sebagai kepala sekolah, saat ini Retno bertugas sebagai guru di SMAN 13 Jakarta, bukan sebagai dosen. Ia berjanji untuk terus berkarier dan berjuang di bidang pendidikan hingga pensiun sebagai PNS nanti.

(aws/ndr)