Mendikbud Bersedih Ada Siswa Bunuh Diri Usai UN

- detikNews
Kamis, 08 Mei 2014 17:06 WIB
Sorong - Menteri Peñdidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh prihatin dan memberikan simpati sedalam-dalamnya bagi keluarga yang anaknya bunuh diri usai ikut Ujian Nasional (UN). Meski demikian, harus diselidiki lebih mendalam kasus di SMPN 1 Tabanan, Bali itu.

"Kami tentu ikut bersedih, tapi apa semata-mata karena itu?" kata M Nuh di sela-sela kunjungan kerja di Sorong, Papua Barat, Kamis (8/5/2014).

Dalam mengkorelasikan variable satu dengan variable lainnya, masyarakat harus jeli. Apakah ada korelasi antara UN dengan bunuh diri. Menurut M Nuh, bisa jadi UN hanyalah puncak dari stress yang dialami siswa tersebut.

"Ini bukan berarti kami mentolerir bunuh diri, tidak sama sekali. Tapi ini barangkali case-case sangat spesifik pada diri siswa itu," ujar mantan Rektor ITS Surabaya.

Apalagi, dari 4,1 juta peserta UN SMP, yang bunuh diri tidak menunjukan angka yang signifikan. Seraya berkelakar, jika ada satu kelas bunuh diri massal usai UN, baru bisa dipikirkan ulang penyelenggaraan UN.

"Tapi jangan diplintir saya mendukung bunuh diri. Sekali lagi tidak dibenarkan bunuh diri itu," pungkas M Nuh.





(asp/rvk)