DetikNews
Kamis 21 April 2016, 07:58 WIB

Rotasi di MA, Dari Albertina Ho, Parlas Nababan hingga Pengadil Angie

Andi Saputra - detikNews
Rotasi di MA, Dari Albertina Ho, Parlas Nababan hingga Pengadil Angie Gedung Mahkamah Agung di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta (ari/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) melakukan penyegaran di lembaganya dengan merotasi aparatnya. Nama-nama yang familiar di publik mendapat promosi seperti Albertina Ho, Parlas Nababan hingga Sujatmiko, ketua majelis hakim Angelina Sondakh di tingkat pertama.

Berdasarkan SK hasil promosi dan mutasi yang dikutip dari website MA, Kamis (21/4/2016), sebanyak 431 hakim mendapat promosi dan mutasi. Keputusan itu diambil pada Rabu (20/4) kemarin sore.

Nama-nama yang terangkut gerbong promosi itu antara lain Albertina Ho, hakim yang mulai dikenal publik saat mengadili Gayus Tambunan. Saat ini ia merupakan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bekasi dan dipromosikan menjadi hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

Terdapat pula nama Ketua PN Banjarmasin, Sujatmiko yang dipromosikan menjadi Ketua PN Surabaya. Nama Sujatmiko dikenal publik saat menjadi ketua majelis Angelina Sondakh dan menjatuhkan hukuman 4,5 tahun penjara kepada mantan Putri Indonesia itu. Hukuman Angie lalu diperberat di tingkat kasasi menjadi 12 tahun penjara dan diturunkan menjadi 10 tahun penjara di tingkat Peninjauan Kembali (PK).
Masyarakat mengadukan Parlas Nababan ke KY atas putusannya di kasus kebakaran hutan
Wakil Ketua PN Palembang, Parlas Nababan juga dipromosikan menjadi Ketua PN Palangkaraya. Nama Parlas diperbincangkan publik saat memenangkan PT Bumi Mekar Hijau (BMH) dan meloloskannya dari tanggung jawab atas kebakaran hutan di Riau. Kala itu, KLHK menggugat PT BMH lebih dari Rp 7 triliun.

Ketua PN Samarinda Nawawi Pamolango mendapat jabatan baru sebagai Ketua PN Jakarta Timur. Nawawi sebelumnya biasa mengadili di Pengadilan Tipikor Jakarta, salah satunya Ahmad Fathonah.

Ketua majelis Udar Pristono di tingkat pertama, Artha Theresia juga mendapatkan posisi baru dari Wakil Ketua PN Jaktim menjadi Ketua PN Tanjung Karang, Lampung. Vonis Udar diwarnai drama yang cukup mengagetkan yaitu Udar tiba-tiba bangkit dari kursi rodanya dan menyalami Artha Theresia dkk. Di kasus ini, Artha hanya menjatuhkan 5 tahun penjara kepada Udar dan hukuman Udar lalu diperberat di tingkat kasasi menjadi 13 tahun penjara.

Baca:Divonis 5 Tahun, Udar yang Pakai Kursi Roda Langsung Berdiri Tegak

Adapun ketua majelis hakim yang menghukum penjara seumur hidup Akil Mochtar, Suwidya juga mendapatkan promosi. Suwidya yang kini menjadi Ketua PN Tangerang menjadi hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

Pimpinan PN di Jakarta juga banyak yang mendapatkan promosi. Seperti Ketua PN Jakarta Pusat, Gusrizal yang dipromosikan menjadi hakim tinggi pada PT Denpasar dan Ketua PN Jakarta Barat, Sudharmawatiningsih menjadi hakim tinggi pada PT Denpasar. Untuk Ketua PN Jakarta Selatan, Haswandi ditarik ke markas besar pengadilan di MA. Adapun Ketua PN Jakarta Utara, Lilik Mulyadi menjadi hakim tinggi pada PT Medan.

Wakil Ketua PN Jakarta Selatan, Nani Indrawati mendapatkan posisi baru sebagai Ketua PN Semarang. Nama Nani wira-wiri muncul di media karena mengadili berbagai perkara besar kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta, salah satunya kasus korupsi videotron dengan terdakwa anak Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, Riefan Avrian dan yang menyeret OB Hendra Saputra. Riefan dihukum Nani selama 6 tahun penjara dan Hendra 1 tahun penjara. Di tingkat kasasi, Hendra dilepaskan karena hanya menjadi tumbal Riefan.

Wakil Ketua PN Ambon, Aviantara juga dipromosikan menjadi hakim tinggi pada PT Mataram. Nama Aviantara mulai dikenal publik saat memanggil Wakil Presiden Boediono ke persidangan untuk terdakwa Budi Mulya. Aviantara pula yang menghukum Zulkarnaen Jabar selama 15 tahun penjara, meski jaksa hanya menuntut selama 9 tahun.

Baca: Hakim Aviantara, Pemvonis Berat Koruptor yang Suka Naik TransJ ke Pengadilan
(asp/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed