Dibantu Satlantas dan Komunitas Railfans, Bayi yang Lahir di KA Pulang Hari ini

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 08 Des 2015 13:03 WIB
Khosiyyah Nasution sesaat setelah melahirkan di kereta api (Foto: Dok PT KAI)Foto: Dok. PT KAI
Khosiyyah Nasution sesaat setelah melahirkan di kereta api (Foto: Dok PT KAI)Foto: Dok. PT KAI
Sukabumi - Aisyah Shaqila Risqi bayi berusia 25 hari yang dilahirkan dalam Kereta Api (KA) Pangrango Bogor-Sukabumi pada Kamis (12/11) lalu, akhirnya bisa pulang dari tempat perawatan di RSUD Sekarwangi, Sukabumi, Jabar. Kepulangan bayi Aisyah disambut Komunitas Railfans dan Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi.

Putri kedua pasangan Taufik Hidayat (38) dan Khosiyyah Nasution (36) itu sebelumnya tertahan di rumah sakit karena belum melunasi biaya perawatan.

(Baca juga: Biaya Perawatan Belum Bayar, Bayi yang Lahir di KA Tak Bisa Dibawa Orang Tua)

Mendengar cerita kesulitan keluarga Taufik, Komunitas komunitas pecinta moda transportasi Kereta Api 'Railfans Sukabumi' bergerak. Mereka langsung menghubungi salah satu pembina yang juga Kasatlantas Sukabumi AKP R Erik Bangun untuk berkoordinasi memberikan donasi langsung kepada bayi Aisyah.

(Baca Juga: Dramatis! Wanita ini Melahirkan di KA Bogor-Sukabumi Dibantu 2 Polsuska)

"Temen-temen tadi hubungi Pak Kasat untuk aksi sosial hari ini, sebelumnya kami memang mau berniat untuk ke sana cuma baru klop nya hari ini. Selain bantuan untuk tambahan pembayaran RS kami juga memberikan bingkisan buat si dede bayinya," ujar Dede Soleh Saepul anggota Railfans Sukabumi, Selasa (8/12/2015).

Sementara itu, Taufik mengaku terkejut dengan bantuan yang diberikan oleh sejumlah komunitas dan kepolisian. Dia memang kesulitan mencari tambahan untuk putrinya.

"Pas pagi udah pada ngumpul nungguin katanya mau pada ngebantu, mereka langsung nganter buat beresin keuangan yang kurang kemaren. Alhamdulillah, saya ngucapin terimakasih banyak," ucap Taufik yang didampingi sang istri.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Erik Bangun Prakasa mengaku tersentuh mendengar kabar warga yang kesulitan biaya pasca persalinan di RS.

"Kita kan punya komunitas binaan namanya Railfans, mereka tadi pagi menghubungi lewat telepon ngabarin nah kebetulan kabarnya kita terima pas sebelum apel pagi, spontan saya umumkan ke anggota satlantas kita iuran untuk bisa membantu," terang Erik didampingi KBO Satlantas Agus Suhendar.

Sebelumnya, Taufik mengalami kesulitan pembayaran pasca perawatan bayinya. Dari total biaya sebesar Rp 12,036 juta. Tapi Taufik hanya mengantongi uang sebesar Rp 8 juta.

"Sudah curhat ke sana-ke sini, termasuk ke saudara tapi sudah mentok nggak ada," ujar Taufik kala itu. (fdn/fdn)