DetikNews
Selasa 24 November 2015, 15:22 WIB

3 Ilmuwan di Bidang Rekayasa, Sosial dan Kebudayaan Dapat Habibie Award

Hardani Triyoga - detikNews
3 Ilmuwan di Bidang Rekayasa, Sosial dan Kebudayaan Dapat Habibie Award Foto: Hardani Triyoga/detikcom
Jakarta - Yayasan Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Yayasan SDM Iptek) Habibie Center menganugerahkan Habibie Award kepada tiga ilmuwan yang berhasil dalam pengembangan iptek. Penghargaan ini diberikan karena inovasi dan manfaat karya yang dihasilkan tiga ilmuwan.

Ketua Yayasan SDM Iptek Habibie Center, Wardiman Djojonegoro memberikan penghargaan kepada ketiga ilmuwan ini. Ketiga ilmuwan tersebut adalah Dr. Eng. Wisnu Jatmiko, ST, M.Kom, yang berhasil meneliti di bidang ilmu rekayasa, Prof. Dr. Nina Herlina, MS, (bidang ilmu sosial) dan Prof. Emeritus Drs. Abdul Djalil Pirous (bidang ilmu kebudayaan).

"Harapan kita ke depan, pemberian anugerah ini mendorong semangat para peneliti Indonesia agar terus berkarya di bidang Iptek. Kegiatan iptek yang dilakukan bapak dan ibu dinilai aktif dan berjasa dalam menyebarluaskan iptek," tutur Wardiman di Perpustakaan Habibie dan Ainun, Jl Patra Kuningan XIII, Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Wardiman menambahkan sejak 1999, pihaknya sudah memberikan penganugerahan Habibie Award kepada 50 orang. Diharapkannya agar ketiga orang ilmuwan itu bisa terus mengembangkan karyanya untuk kemajuan iptek di Indonesia.

Secara inovasi dan manfaat, Indonesia harus bisa dilihat sebagai negara dengan kemampuan sumber daya manusia yang mumpuni. Pasalnya, Indonesia memiliki SDM yang melimpah.

"Tolong ditularkan ke ilmuwan yang lain Pak. Teruskan karya bapak yang innovative (inovasi, red) dan bermanfaat significant," sebutnya.

Ketiga ilmuwan yang mendapat penganugerahan ini sudah dipilih oleh panitia seleksi sesuai bidang. Pertama, Dr. Eng. Wisnu Jatmiko, S.T. M.Kom, yang merupakan Lektor Kepala, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia.

Wisnu dinilai berhasil sebagai peneliti yang produktif di bidang teknologi informasi. Beberapa karya di antaranya simulator robot pencari sumber asap, prototipe sistem pengaturan lalu lintas, sistem informasi zakat, dan perancang robot 'Al-Fath'. Salah satu hasilnya, sejak 2009 sampai sekarang, ia mencoba membuat sistem telehealth pendeteksi jantung dan alat USG.

Kemudian, Prof. Dr. Nina Herlina, MS. Nina merupakan doktor sejarah wanita pertama di Jawa Barat dan ketiga di Indonesia. Ia sudah mempresentasikan 14 makalah dalam seminar internasional di 36 negara mulai dari Malaysia, India, Bangladesh, sampai Portugal.

Dalam penelitiannya, perempuan berusia 59 tahun ini juga melakukannya mulai dari Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis sampai Mesir dan Yunani. Lalu hasil penelitian ini dituangkan dalam 43 buku, baik secara sendiri maupun bersama.

Ilmuwan ketiga di bidang ilmu kebudayaan yaitu Prof. Emiritus Drs. Abdul Djalil Pirous yang merupakan Guru Besar Emeritus bidang seni rupa Institut Teknologi Bandung (ITB). Pirous merupakan seniman yang konsisten menghasilkan karya-karya lukisan dan grafis serta memadukan unsur kaligrafi.

Pria 83 tahun ini aktif menggelar pameran sehingga memperkenalkan seni rupa Indonesia dalam pergaulan seni rupa serta budaya dunia.
Salah satu pameran tunggal yang pernah digelar adalah A.D Pirous: Verses of the Universe", University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia.

Penghargaan yang diberikan kepada tiga ilmuwan ini berupa medali, sertifikat, dan uang sebesar US$ 25 ribu. Salah seorang penerima Habibie Award, Abdul Djalil Pirous mengatakan, perjuangannya di usia tua memperkenalkan identitas seni rupa modern di Indonesia. Harapannya, di usia yang sudah tua, Pirous ingin karya seni tak hanya sekedar media, namun memberikan manfaat bagi masyarakat di aspek nilai kemanusiaan.

"Saya berusaha membangun identitas seni rupa modern di Indonesia. Salah satunya memadukan unsur-unsur seni kaligrafi Islam. Saya ingin terus menghasilkan karya yang dipahami tak saja objek setetik semaya, tapi media pembawa pesan kemanusiaan," tutur Pirous.

Adapun penganugerahan Habibie Award ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan acara peringatan hari ulang tahun Habibie Center ke-16. Selain penganugerahan, ada pula rangkaian konferensi, diskusi publik, sampai talkshow.
(hty/mok)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed