DetikNews
Senin 21 September 2015, 21:52 WIB

Jokowi: Saya Sebagai Presiden Harus Punya Ideologi Jelas

Ray Jordan - detikNews
Jokowi: Saya Sebagai Presiden Harus Punya Ideologi Jelas Foto: Foto: Bagus Prihantoro
Jakarta - Presiden Joko Widodo hadir dalam Rapat Koordinasi Pemenangan Pilkada 2015. Di hadapan 255 calon kepala daerah yang diusung Nasdem itu, Jokowi menegaskan ideologinya.

"Saya sebagai seorang Presiden juga harus punya ideologi jelas," kata Jokowi di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2015).

Apa itu?

"Berdaulat, berdikari dan berkepribadian," jelas Jokowi.

Jokowi juga sebelum itu menyatakan bahwa setiap pemimpin di Indonesia memaknai Pancasila sebagai ideologi dengan cara yang berbeda-beda. Sebagai contohnya adalah Nasdem yang memaknai Pancasila dengan gerakan perubahan. Maka Jokowi memilih memaknai lewat ajaran trisakti Bung Karno yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional di bidang kebudayaan.

"Ideologi kita sama, Pancasila, tapi cara penerapannya berbeda. Ada yang lewat gerakan perubahan restorasi Indonesia, ada yang lewat cara cara lain," tambah Jokowi.



Untuk para calon kepala daerah, Jokowi pun berpesan agar memiliki ideologi yang jelas sebagai seorang pemimpin. Tanpa ideologi akan hilang arah.

"Seorang pemimpin baik di kota, kabupaten, gubernur provinsi, tingkat nasional, memimpin itu harus punya ideologi. Harus ada ideologinya. Tanpa itu kita tak punya arah," kata Jokowi.

Jokowi kemudian memukul gong untuk membuka konsolidasi partai Nasdem. Setelah itu dia kembali duduk bersebelahan dengan Ketum Nasdem Surya Paloh.
(rjo/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed