DetikNews
Kamis 15 Januari 2015, 12:49 WIB

Mengenal Kompolnas dan 9 Komisionernya yang Berikan Rekomendasi Calon Kapolri

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menjadi topik hangat. Apalagi setelah Presiden Jokowi menyebut tentang lembaga ini sebagai yang memberikan rekomendasi tentang calon Kapolri Komjen Budi Gunawan.

Jokowi di Istana, Rabu (14/1) menjelaskan, bahwa dia memilih Komjen Budi berdasarkan data dari Kompolnas dan Bareskrim Mabes Polri.

Surat rekomendasi Kompolnas serta hasil penyelidikan Bareskrim ini ditunjukan Jokowi saat menggelar jumpa pers untuk yang pertama kali usai penetapan tersangka Budi Gunawan oleh KPK. Jokowi berbicara dengan latar belakang halaman Kompleks istana yang tengah diguyur hujan, Rabu (15/1/2015).

"Ada usulan dari Kompolnas," kata Jokowi sambil menunjukan kertas.

Tapi mungkin banyak yang belum tahu, apa sebenarnya Kompolnas ini. Dari laman Kompolnas.go.id, Kamis (15/1/2015) lembaga ini dibentuk berdasarkan Perpres No. 17 Tahun 2011. Berdasarkan Perpres itu, Kompolnas saat ini sudah menjalani periode kedua. Kompolnas yang bertugas dibentuk untuk periode jabatan dari 2012-2016.

Siapa saja anggota Kompolnas ini?

Kompolnas terdiri dari 9 orang, yang terdiri atas seorang ketua merangkap anggota, Wakil Ketua merangkap anggota, Sekretaris merangkap anggota, dan 6 (enam) orang anggota.

Anggota Kompolnas ini terdiri atas tiga orang dari unsur pemerintah, tiga orang pakar kepolisian dan tiga orang tokoh masyarakat.

Kompolnas berkedudukan di Jl Tirtayasa VII, 20 Kebayoran Baru, Jaksel. Berikut susunan komisioner Kompolnas:

KETUA / ANGGOTA : MENKO POLHUKKAM, TEDJO EDHY PURDJIANTO
WAKIL KETUA / ANGGOTA : MENDAGRI, TJAHJO KUMOLO
ANGGOTA : MENKUM DAN HAM, YASONNA HAMONANGAN LAOLY
ANGGOTA / SEKRETARIS : Brigjen. Pol. (Purn) SYAFRIADI CUT ALI.
ANGGOTA : Prof. Drs. ADRIANUS ELIASTA MELIALA, Ph.D., M.Si., M.Sc.
ANGGOTA : Irjen. Pol. (Purn) Drs. LOGAN SIAGIAN, MH.
ANGGOTA : Drs. EDI SAPUTRA HASIBUAN.
ANGGOTA : DR. HAMIDAH ABDURRAHMAN, S.H., M.H.
ANGGOTA : Dr. M. NASSER, Sp.KK., D.Law

Kompolnas juga memiliki tugas dan wewenang. Masih dalam laman Komplnas.go.id, lembaga ini memiliki merupakan lembaga kepolisian nasional yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Adapun tugas dari Kompolnas yakni membantu Presiden dalam menetapkan arah kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia Memberikan pertimbangan Kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri

Sedang wewenang Kompolnas adalah mengumpulkan dan menganalisis data sebagai bahan pemberian saran kepada Presiden yang berkaitan dengan anggaran Polri, pengembangan sumber daya manusia Polri , dan pengembangan sarana dan prasarana Polri.

Memberikan saran dan pertimbangan lain kepada Presiden dalam upaya mewujudkan Polri yang professional dan mandiri. Menerima saran dan keluhan masyarakat mengenai kinerja kepolisian dan menyampaikan kepada Presiden. (Keluhan adalah pengaduan masyarakat yang menyangkut penyalahgunaan wewenang dugaan korupsi pelayanan yang buruk, perlakuan diskriminasi, dan penggunaan diskresi yang keliru).


(ndr/mad)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed