Ketua Bawaslu Jatim Kemballi Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilgub

Rois Jajeli - detikNews
Kamis, 10 Mar 2016 19:24 WIB
Foto: Rois Jajeli/Ilustrasi
Surabaya - Subdit Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, hari ini kembali memeriksa tersangka dan saksi kasus dugaan korupsi dana hibah pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim Tahun 2013.

Hari ini yang menjalani pemeriksaan yakni tersangka Sufyanto-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim serta 4 orang saksi. Mereka diperiksa penyidik sejak pagi hingga siang tadi.

"Tersangka dari komisioner (Ketua Bawaslu Jatim) diperiksa sebagai saksi," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (10/3/2016).

Argo menambahkan, selain pemeriksaan dari komisioner Bawaslu Jatim, penyidik Subdit Tipikor, juga memeriksa 4 orang saksi. Mereka ada yang dari staf Bawaslu Jatim.

"Saksi-saksinya juga sama seperti yang dulu. Mereka kita periksa kembali untuk melengkapi berkas-berkas yang dinilai masih kurang," tuturnya.

Perwira menengah dengan tiga melati di pundaknya itu mengatakan, untuk saksi yang akan dimintai keterangan kembali sebanyak 15 orang. Hingga hari ini, sudah ada 7 orang saksi yang dimintai keterangan.

"Masih kurang 8 saksi lagi," terangnya.

Setelah pemeriksaan tersangka dan para saksi rampung, penyidik Subdit Tipikor Polda Jatim akan memberkasnya ddan menyerahkan kembali ke jaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

"Kalau semuanya sudah rampung, kita berkas dan diserahkan kembali ke jaksa," tandasnya.

Sebelumnya, Subdit Tipidkor Polda Jatim menyelidiki kasus dugaan korupsi pada dana hibah Pemilihan Gubernur Jawa Timur Tahun 2013.

Setelah melakukan pemeriksaan 87 saksi (termasuk anggota Panwaslu kabupaten dan kota se Jawa Timur), mengamankan barang bukti serta mendapatkan hasil audit dari BPKP yang menemukan kerugian negara sekitar Rp 5,6 milliar, penyidik menetapkan 10 orang sebagai tersangka.

Mereka adalah Sufyanto-Ketua Bawaslu Jawa Timur, Sri Sugeng Pujiatmiko, Andreas Pardede (keduanya komisioner Bawaslu Jatim), Amru- Sekretaris Bawaslu, Gatot Sugeng Widodo-Bendahara. Indriyono dan Akhmad Khusaini, keduanya rekanan penyedia barang/jasa Bawaslu Jatim. Serta 3 tersangka lainnya dari rekanan Bawaslu. (roi/fat)