DetikNews
Kamis 18 Februari 2016, 19:15 WIB

Ini Penampilan Artis Arumi Bachsin Saat Dilantik Sebagai Ketua PKK

Rois Jajeli - detikNews
Ini Penampilan Artis Arumi Bachsin Saat Dilantik Sebagai Ketua PKK Foto: Humas Pemprov Jatim
Surabaya - Arumi Bachsin mulai tampil beda dibandingkan dengan sebelumnya. Artis ibu kota yang kini menjadi ketua tim penggerak PKK Kabupaten Trenggalek tetap nampak cantik meski mengenakan kebaya warna hijau.

Arum kini menyandang status baru sebagai istri Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak.

Arumi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerakn PKK Kabupaten Trenggalek, bersama dengan beberapa daerah lain, di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (18/2/2016). Pelantikan langsung dipimpin Nina Karina Soekarwo, istri Gubernur Jatim Soekarwo.

"Saya akan terus belajar dan menyesuaikan diri," kata Arumi.

Arumi mengatakan, dirinya sudah mengabdikan diri mendampingi suaminya yang menjadi Bupati Trenggalek, dan meninggalkan dunia artisnya di ibu kota, dan komitmen menjadi istri dan ibu yang baik bagi anaknya. Serta menjadi sebagai Ketua Tim Penggerak PKK.

Dirinya juga akan melakukan persiapan khusus, termasuk belajar tentang tugas dan tanggungjawab sebagai ibu PKK.

"Persiapan khusus iya. Lebih banyak baca-baca, nanya-nanya. Apakah itu PKK, Deskranada itu apa sih. Minta petunjuk dan bimbingan. Termasuk update isu apa yang bisa ditangani oleh saya," terangnya.

Ia mengatakan, akan banyak kegiatan PKK. Katanya, dirinya akan sharing dengan Novita Hardany Muhammad, istri Wakil Bupati Trenggalek M Nur Arifin.

"Kita akan diskusikan. Saya beri keleluasaan yang besar terhadap Mbak Novita untuk bisa berkreasi, atau bisa menelurkan ide-ide dan disalurkan ke PKK ke masyarakat," jelasnya.

Sementara Novita menambahkan, dirinya siap membantu suaminya menjadi istri wakil bupati dan akan diskusi dengan Arumi terkait PKK.

"Kita akan sama-sama bertugas an membagi di PKK. Dan apa rencana yang harus diselesaikan dalam setahun ini dalam pembahasan," kata Novita.

Ia menambahkan, akan menghemat dan mengefisienkan dana dari anggaran negara untuk PKK.

"Selain untuk menghemat, kita akan belajar an nggak banyak berubah dengan program PKK yang dicanangkan sebelumnya. Kita akan meneruskan program pemerintah sebelumnya dan juga dari pemerintah pusat," terangnya.
(roi/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed