DetikNews
Minggu 13 September 2015, 13:17 WIB

Aksi Batalyon Raider Gelar Simulasi Selamatkan Sandera Teroris di Malang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Aksi Batalyon Raider Gelar Simulasi Selamatkan Sandera Teroris di Malang Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Malang - Bupati Pasuruan diculik oleh sekelompok teroris bersenjata api menggunakan perahu motor dan disekap di sebuah markas tersembunyi di Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing, Kabupaten Malang, Jatim.

Tak lama kemudian, pasukan Bataliyon Infanteri (Yonif) Para Raider 503 Mayangkara yang diterjunkan dengan perahu karet dan helikopter militer datang menyelamatkan sang bupati.

Terjadi baku tembak cukup sengit antara para teroris dengan pasukan tempur TNI AD itu. Hanya dalam hitungan menit, kelompok teroris bersenjata api laras panjang pun berhasil dilumpuhkan.

Markas teroris yang berdiri di tepi pantai turut dihancurkan dalam operasi penyergapan.

Namun operasi penyergapan kali ini bukan pertempuran sungguhan. Peragaan operasi tempur itu sebagai penutupan acara latihan pembentukan Yonif Lintas Udara (Linud) 503 menjadi Yonif Para Raider 503 Mayangkara.

Begitu pula Bupati Pasuruan dan kelompok teroris yang diperankan oleh anggota TNI AD dari Brigade Infanteri (Brigif) Linud 18 Trisula.

Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Ganip Warsito yang memimpin upacara penutupan latihan mengatakan, latihan yang berlangsung selama 84 hari itu untuk meningkatkan kemampuan tempur Yonif Linud 503 Mayangkara yang bermarkas di Kecamatan Mojosari, Mojokerto.

Sebanyak 650 personel Pasukan tempur yang sebelumnya hanya memiliki spesifikasi operasional di segala medan dan cuaca (Linud) itu, kini telah mahir dalam operasi penyergapan teroris (Raider). Nama kesatuan Yonif Linud 503 Mayangkara pun resmi diganti menjadi Yonif Para Raider 503 Mayangkara.

"Pasukan ini memiliki kemampuan operasional di segala medan dan cuaca. Baik di perkotaan, hutan gunung, sungai, rawa, laut, dan pantai. Dengan latihan ini kemampuan mereka ditambahi dengan kemampuan Raider. Jelas naik satu level," kata Ganip Warsito kepada wartawan di lokasi, Minggu (13/9/2015).

Foto: Enggran Eko Budianto


Selain Yonif 503, lanjut Ganip, ada dua batalyon lintas udara lainnya yang akan ditingkatkan menjadi Yonif Para Raider. Yakni Yonif Linud 501 Madiun dan Yonif Linud 502 Jabung, Malang.

"Sesuai petunjuk pimpinan semua batalyon infanteri yang ada akan dilatih dengan kemampuan raider. Kalau para raider hanya 3 batalyon," ujarnya.


(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed