Ingin Preman Diberantas, Ronny 'Iblis' Impikan Duet Prabowo-Wiranto

Wong Cilik

Ingin Preman Diberantas, Ronny 'Iblis' Impikan Duet Prabowo-Wiranto

- detikNews
Jumat, 02 Mei 2014 17:42 WIB
Ingin Preman Diberantas, Ronny Iblis Impikan Duet Prabowo-Wiranto
Jakarta -

Tangan hitam legam dengan guratan tato masih terlihat kuat pada sosok Ronny Syaifudin (62) yang pernah mengenyam kehidupan liar jalanan. Tulisan nama ‘Ronny Iblis’ pada guratan tato seperti mengukuhkan dirinya pernah menjadi salah satu singa di belantara jalanan ibukota.

Kini Ronny telah meninggalkan masa-masa kejayaan dia di dunia kelam. Tangan Tuhan telah menyentuh dirinya sehingga tersadar untuk membuka lembaran baru sebagai manusia yang bermanfaat bagi masyarakat, tak lagi menjadi 'sampah'.

“Sekarang saya berharap Indonesia bisa lebih baik lagi. Lebih aman dan nyaman, lebih banyak lagi lapangan kerja terbuka untuk semua rakyat. Sepertinya yang paling bisa membuat seperti itu ya cuma Pak Prabowo saja,” sebut Ronny sembari membetulkan posisi foto Prabowo Subianto yang diselipkan di jendela gubuk yang dia tumpangi di bilangan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sosok Prabowo begitu dikagumi oleh Ronny yang kini hanya sebagai pekerja serabutan dengan upah Rp 50.000 per hari jika ada pekerjaan. Hanya kepada sosok itulah dia menaruh harap supaya lapangan kerja lebih memberi kesempatan bagi orang-orang yang lembaran masa lalunya tak ingin dibuka.

“Prabowo itu pemimpin yang baik, tegas, dan berani. Sekarang jangan melihat masa lalu dia bagaimana, yang penting ke depan itu bisa lebih baik. Memang kelihatannya Prabowo itu kasar, tapi sama seperti di jalanan bahwa memimpin negeri yang sudah semrawut memang harus bersikap seperti itu,” tutur Ronny.

“Kalau wakilnya yang cocok buat Prabowo ya dengan Wiranto. Itu pun kalau dua-duanya bersedia melepaskan ego masing-masing. Memang dua-duanya dari militer, memang dua-duanya keras. Tapi keras yang mereka lakukan nanti tidak sekeras seperti di militer, tapi lebih kepada bagaimana agar Indonesia tetap pada garisnya,” imbuh dia.

Mata merah tajam milik Ronny kemudian berbinar seakan kejayaan itu sudah di depan mata. Apalagi bila kedua tokoh itu nantinya bisa bersinergi dengan pemimpin ibukota, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi.

“Saya akui kepemimpinan Jokowi itu juga bagus sekali. Mau mendatangi langsung rakyatnya, mau gulung celana, gulung lengan baju buat rakyat. Tapi kalau menurut saya kok sepertinya hati kecil Jokowi belum sreg buat jadi capres. Sepertinya dia pingin di Jakarta dulu. Saya juga berpikir kalau dia di Jakarta dulu untuk membereskan masalah ibukota ini,” ucap Ronny kemudian.

Kota Jakarta bagi Ronny masih membutuhkan sosok seperti Jokowi untuk memimpin. Jarang-jarang ada Gubernur ibukota ini yang begitu bersahaja dan membuat perubahan yang begitu cepat.

“Tapi untuk sekarang ini dia belum siap. Nanti pada waktunya ketika Jakarta benar-benar sudah bagus dia buat pasti semua rakyat akan langsung memilih dia tanpa terkecuali. Jokowi ini pemimpin bagus. Untuk sekarang ini ya menurut pribadi saya sih yang cocok memimpin ya duet dua orang tadi, Prabowo dan Wiranto,” kata Ronny.

Rupanya keinginan Ronny akan terwujudnya kesepakatan berpasangan dua tokoh besar itu adalah karena dia ingin Indonesia terbebas dari premanisme. Tak munafik bila dia mendambakan atmosfer hidup seperti zaman orba, yang mana masyarakat dapat hidup tenang.

Meski merupakan mantan preman, Ronny tak henti-hentinya memanjatkan doa kepada Sang Pencipta untuk menciptakan keamanan. Lewat tangan Prabowo-lah yang Ronny harapkan agar preman-preman tak lagi ada karena tercipta lahan-lahan mencari nafkah yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

(bpn/trq)


Berita Terkait