Jika Boleh Memilih, Pak Gito Ingin Prabowo Berpasangan dengan Jokowi

Wong Cilik

Jika Boleh Memilih, Pak Gito Ingin Prabowo Berpasangan dengan Jokowi

- detikNews
Kamis, 20 Mar 2014 18:19 WIB
Jika Boleh Memilih, Pak Gito Ingin Prabowo Berpasangan dengan Jokowi
Sugito
Jakarta -

Gaung kampanye Pemilu 2014 semakin terasa. Partai-partai politik berlomba-lomba meraih simpati masyarakat untuk meraih dukungan. Begitu juga dengan para bakal calon presiden (capres) dari parpol-parpol, mulai keliling Indonesia untuk mempromosikan diri.

Sugito (51), pengurus taman rusa di Monas, Jakarta Pusat, ini juga mendambakan duet capres-cawapres untuk tahun ini.

"Kalau presidennya Jokowi cocoknya sama Prabowo. Tapi kan dua-duanya sama-sama jadi capres dari parpol masing-masing. Ya ini kan omongan orang bodoh kayak saya aja," kata pria yang lebih karib disapa Gito itu di taman rusa Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gito menginsyafi jika keduanya menjadi jagoan dari parpol masing-masing. Dia berpendapat duet keduanya akan mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Jokowi kan dekat sama rakyat kecil. Prabowo kan dari unsur eks militer, barangkali agak berpengaruh. Barangkali loh ya, wong omongan orang kecil. Tapi ya namanya manusia pro dan kontra," ujarnya.

Keseharian Gito berkutat dengan pekerjaannya mengurusi rusa kemudian tidak membuatnya tak acuh dengan kondisi negeri. Dia berharap Pemilu tahun ini, presiden terpilih bisa menjadi contoh yang baik.

"Jadi pemimpin itu yang paling penting harus bisa jadi panutan, jadi commit, istilahnya, kalau mau berantas korupsi ya jangan ngomong doang. Kalau kepalanya bersih kan yang bawah jadi segan," kata bapak 4 anak itu.

Sesekali pria asal Banyumas ini menatap ke jauhnya taman yang berdekatan dengan Stasiun Gambir itu. Tak jelas apa yang sedang berada di pikirannya. Dahinya sudah dipenuhi kerutan. Hidupnya relatif masih tetap sama meski telah mengecap masa Presiden Soeharto hingga pemerintahan SBY kini.

"Saya kerja di pertamanan ini sejak bujang. Ketemu istri juga di sini, dulu pas jadi operator air mancur. Sekarang air mancurnya nggak ada yang ngurusin, rusak," tuturnya.

Sebanyak 61 rusa tampak masih mengunyah pakan berupa ubi dan wortel yang disediakan Gito. Para hewan bertanduk itu sesekali menoleh ke arah Gito. Mungkin dalam lamunannya, Gito membayangkan kehidupannya akan menjadi lebih baik setelah Pemilu nanti.

"Jujur dulu memang saya milih Jokowi (waktu Pilkada). Harapannya kehidupan lebih baik lagi. Dia kan dekat dengan rakyat, mau turun ke bawah. Insyaallah saya milih Jokowi (di Pemilu 2014). Kita nggak lihat parpol tapi lihat figurnya," kata Gito.

(dha/trq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini