Pertemuan Teguh dengan Jokowi di Perlintasan Latuharhari

Wong Cilik

Pertemuan Teguh dengan Jokowi di Perlintasan Latuharhari

- detikNews
Selasa, 18 Mar 2014 19:12 WIB
Pertemuan Teguh dengan Jokowi di Perlintasan Latuharhari
Teguh
Jakarta - Tanggung jawab besar menanti Teguh (21) di perlintasan yang tak berujung. Bukan bagian dari bangsa ini jika pemuda hanya diam berpangku tangan bergantung sapih orang dewasa.

Tugas pemuda adalah memperbaiki dan meneruskan apa yang ditorehkan dengan baik oleh generasi sebelumnya. Saat itu Teguh yang masih bertugas memperbaiki perlintasan KA untuk memperkokoh pondasi yang telah dibangun sebelumnya.

“Waktu itu sekitar awal tahun 2013, perlintasan di Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat terendam akibat tanggul yang jebol. Waktu itu Jokowi langsung datang mengawasi pengerjaan. Baru pertama kali saya tahu pekerjaan diawasi langsung sama gubernur,” tutur Teguh di perlintasan Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis (13/3/2014).

Penampilan sang Gubernur waktu itu tidak mencolok. Hanya kemeja putih yang digulung lengannya saja.

“Kita pun nggak tegang seperti diawasi pejabat yang seram begitu. Kita kerja normal biasa dan selesai tepat waktu. Kereta pun bisa melaju lagi di situ,” ucap Teguh.

Pembawaan santai namun serius agaknya menjadi kesan bagi Teguh ketika pertama kali bertemu Jokowi. Pekerjaan berat terasa ringan jika seorang pemimpin turut hadir memberi semangat di tengah para pekerja.

“Mungkin Jokowi cocok kalau diminta nyapres. Tapi kalau saya sih lebih pilih Prabowo kalau Presiden,” sebut Teguh.

Kolaborasi antara Prabowo di pusat dan Jokowi di Ibukota mungkin yang diharapkan oleh pemuda pejuang keselamatan ini. Kolaborasi itu seperti lokomotif yang membawa serta gerbong bersamanya.

Penting bagi para pemimpin adalah perlintasan yang menjadi landasan. Jika kereta melaju di atas rel, maka para pemimpin harus maju di atas ideologi negara. Ideologi itu adalah Pancasila.

“Tugas kami ini ya menjaga agar tidak ada yang nerobos perlintasan dan juga agar perlintasan selalu berfungsi dengan baik,” ujar Teguh menutup perbincangan.



(bpn/trq)


Berita Terkait