Rindu Zaman Pak Harto, Kuli Pemikul Singkong Akan Pilih Prabowo

Wong Cilik

Rindu Zaman Pak Harto, Kuli Pemikul Singkong Akan Pilih Prabowo

- detikNews
Jumat, 14 Mar 2014 13:10 WIB
Rindu Zaman Pak Harto, Kuli Pemikul Singkong Akan Pilih Prabowo
Foto: Bagus/detikcom
Jakarta -

Menghitung satu demi satu singkong siap ditimbang di Pasar Induk Kramatjati membuat Namin (42) teringat sekitar 27 tahun silam dia mengawali pekerjaan sebagai kuli pemikul singkong. Bukan seumur jagung, tapi seumur singkong yang lama itu dia lalui nyaris tanpa perubahan berarti.

Beban berat yang dia pikul ditambah kenaikan harga yang kian mencekik membuat Namin rindu masa di mana beras benar-benar menjadi kebutuhan dasar yang pasti dimiliki semua rumah. Di mana masa itu si pekerja kasar juga dapat menikmati nikmatnya makan bersama keluarga.

"Kalau yang paling enak ya zaman Pak Harto. Saya kerja jadi kuli saja bisa makan enak. Beras murah di mana-mana. Zaman pertama saya jadi kuli itu. Jadi beban tidak terlalu berat," tutur Namin kala menghitung singkong yang telah dimasukan dalam keranjang di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (10/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak terbayang sudah makan daging bersama keluarga bagi Namin yang hanya kuli panggul ini. Tapi kondisi serba mahal tak membuat Namin mencuri-curi kesempatan mengutil singkong untuk dibawa pulang.

"Mana bisa makan kalau nggak halal? Sekarang apa-apa mahal tapi ya dijalani saja, memang begini adanya. Pengen sih suatu saat ada pemimpin yang bisa bikin ekonomi Indonesia kayak zaman Pak Harto dulu," ucap Namin.

Namin pun berpikir apakah sosok militer yang paling cocok memimpin Indonesia. Dia lantas menyebut nama Prabowo Subianto dan Wiranto yang menurut dia dari kalangan militer.

"Insya Allah mungkin nanti milih Prabowo di antara nama-nama yang sudah pasti sekarang ini. Tapi saya belum pernah lihat Pak Prabowo blusukan. Harusnya juga blusukan, karena rakyat zaman sekarang ingin didatangi pemimpinnya," sebut Namin.

Pada pemilu sebelumnya dia memilih Megawati-Prabowo untuk memimpin negeri ini. Dia berpikir kedua tokoh itu yang paling memperhatikan rakyat kecil.

"Megawati juga saya pikir masih ada keturunan Bung Karno jadi saya pikir akan meneruskan semangatnya," ucap Namin.

(bpn/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads