"Kado terindah yang saya terima di hari kelahiran saya adalah isu yang terus menerus menerpa saya karena kasus suap," kata Kaban kepada detikcom.
Rumah dinas dipenuhi oleh ratusan anak yatim yang sengaja diundang untuk memberikan doa dan melakukan silahtuhrahmi. Makanan yang disajikan juga sangat sederhana terdiri dari dua jenis makanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut petikan wawancara Ronald Tanamas dari detikcom dengan Menteri Kehutanan MS Kaban:
Untuk apa acara pengajian ini dilakukan di rumah anda?
Saya hanya ingin membangun silatuhrahmi terhadap para ulama dan habib didalam menyambut bulan ramadhan. Tentunya saya juga mengundang para anak yatim dan melakukan doa-doa seperti tadi. Tujuannya agar bisa melegakan hati dan pikiran di dalam mengemban tugas-tugas negara yang saya pikul.
Acara ini bukan bermaksud untuk mencari dukungan dari publik terkait kasus nyanyian Hamka?
Tidak, acara pengajian ini untuk merayakan bertambahnya umur saya, dan menyambut bulan ramadhan.
Bisa diceritakan isi pertemuan anda dengan Presiden dan wakil presiden?
Saya kira ini adalah merupakan sebuah kebijakan dan ini adalah yang terbaik yang dilakukan oleh presiden SBY. Presiden sampai saat ini masih percaya kepada saya Paskah dengan tetap memberikan support kepada saya dan Paskah. Karena saya rasa semua sepakat ingin membangun sebuah negara hukum yang bersih jadi ya harus dihormati prosedur hukum yang ada. Jika ada pertanyaan siap atau tidak siap diajukan kepada saya itu tidak ada relevannya, karena saya sudah di panggil oleh KPK apapun yang ditetapkan oleh UU kita harus patuh.
Presiden juga sangat menaati hukum. Kalau nanti saya dan Paskah dinyatakan salah pastinya presiden akan mengambil langkah-langkah dengan menjelaskan implementasi dari kontrak politik pada saat ditandatangani sewaktu diangkat menjadi menteri.
Sedangkan wapres menanyakan kepada saya apakah saya terlibat dengan Hamka Yandhu. Saya jawab saya tidak termasuk didalam tim revisi UU BI. Kemudian menyangkut masalah distribusi dana saya sama sekali tidak tahu menahu dan tidak pernah menerima uang sepeser pun.
Terkait dengan pemanggilan yang dilakukan oleh KPK, bagaimana anda melakukan pekerjaan anda?
Saya rasa tidak ada masalah karena sampai saat ini saya bekerja diluar batas jam
kerja. Terkadang sampai 12 dan 15 jam untuk bekerja saja.
Bagaimana anda menyikapi kasus ini?
Kalau masalahnya adalah masalah hukum saya sebagai warga negara yang baok akan taat kepada hukum, tapi kalau masalahnya sudah berbau politik tentu harus dihadapi dengn cara-cara politik. Politik itu adalah opini maka kita hadapi juga dengan opini. Kasus nyanyian dari Hamka adalah berbau politik karena dampaknya adalah pecat, berhentikan. Sebenarnya apakah ada relevansinya terhadap keputusan presiden tidak ada kalau menurut saya karena itu merupakan kewenangan dari presiden. Saat ini Presiden masih tetap percaya kepada saya dan Paskah kenapa harus terus dihembuskan isu ini. Namun kejadian ini semua bagi saya adalah melatih ketenangan dalam berpikir.
Tanggapan dari keluarga anda terhadap masalah ini?
Saya kira yang namanya keluarga pasti ada efek psikologisnya. Apalagi anak-anak saya sedang dalam masa pertumbuhan. Anak-anak saya selalu bertanya kepada saya apa sebenarnya yang terjadi dan apa yang salah. Tapi selalu saya katakan kepada anak-anak masih tetap percaya kan sama bapak kalau masih percaya jangan isu seperti ini masuk dalam pikiran kamu, yang penting tugas kamu semua harus belajar. Kemudian saya katakan kepada anak-anak inilah politik, yang namanya hasut, intrik pasti selalu ada dan ini saya katakan sebagai pembelanjaran bagi mereka.
Pembakaran hutan saat ini sedang ada dimana-mana apakah tidak ada perlakuan khusus yang dilakukan oleh pemerintah?
Menyangkut kebakaran hutan memang sudah terjadi di mana-mana karena memang kita sedang menghadapi iklim dan musim yang sulit di prediksi. Di Indonesia setelah kita cek di lapangan seperti Kalimantan Barat, dan perbatasan Sumatera utara ini sebenarnya ada di pusat-pusat perladangan. Namun setiap penyuluhan yang diberikan masyarakat kita masih terikat kepada tradisi.
Pemerintah sudah memiliki SOP (Standart Operation Prosedure) jadi itu merupakan tanggung jawab dari kepala daerah. Tetapi kita tahu bahwa di mana api itu muncul sangat susah diprediksi karena pada jenis tumbuhan tertentu gesekan daun pun bisa menimbulkan api.
Bagaimana penilaian anda dengan kasus Adelin Lis saat ini?
Mengenai kasus Adelin Lies sejak awal kita sangat mendukung operasi illegal Loging karena merupakan salah satu program pemerintah. Target dari program pemberantasan ini diperuntukkan kepada mereka yang tidak memiliki perizinan. Tetapi apabila ada perusahaan yang memiliki izin pun namun melanggar ketentuan dari UU 41 dan mereka layak untuk dipidana maka itu harus dipidanakan. Untuk kasus Adelin Lis keputusan Mahkamah Agung harus kita hormati dan bagi saya ini adalah surprise.
Sebelum sidang anda sempat memberikan surat kepada pengacara Adelin Lis, isinya apa?
Surat saya kepada pengacara adalah sekedar mengingatkan agar tidak masuk ke dalam wilayah administrasi akan tetapi jika ada menyangkut masalah pidana silahkan dilanjutkan. Jadi kalau tuduhan itu benar terjadi seperti pada saat itu pasti ada administratif dan diputuskan administratif. Namun ternyata Mahkamah Agung ada melihat celah yang melanggar UU 41 dan menjatuhkan pidana saya kira itu sah.
Lalu saat ini Adelin Lis hilang, upaya seperti apa yang akan dilakukan?
Saya kira dan sudah saya katakan kepada publik Bahwa Adelin lis memang harus di cari Karena kalau putusan hukuman yang besar dijatuhkan namun orangnya tidak ada jadi sia-siakan.
Terkait dengan ulang tahun anda saat ini, kado seperti apa yang anda terima?
Untuk ulang tahun saya saat ini saya mendapatkan kado yang begitu besar dan terindah dalam hidup saya. Pertama mengenai isu yang terus-menerus menerpa dan saya harap publik juga mengetahui kalau saya tidak pernah terlibat dengan hal-hal seperti itu. Saya dituding punya rekening triliunan di negara Brazil ternyata tidak ada, kemudian saya juga dituding terima suap berjumlah Rp 1 milyar kasus pulau Bintan ternyata tidak terbukti dan sekarang ketika Hamka bernyanyi dengan lagu Rp 300 juta saya menolak statement saudara Hamka. Sekarang Presiden malah memberikan tugas khusus kepada saya untuk menangani masalah asap.
(ron/irw)











































