Prof M Mustofa: Perampok Bawa Senpi untuk Tingkatkan Keberhasilan

Prof M Mustofa: Perampok Bawa Senpi untuk Tingkatkan Keberhasilan

- detikNews
Jumat, 15 Jun 2012 14:22 WIB
Prof M Mustofa: Perampok Bawa Senpi untuk Tingkatkan Keberhasilan
Jakarta - Dalam sepekan ini di Ibukota terjadi setidaknya dua kali perampokan dengan menggunakan senjata api alias senpi. Senpi sengaja dipilih karena selain mudah diperoleh juga dinilai mampu meningkatkan keberhasilan tindak kriminal itu.

"Kalau perampokan, senpi dipergunakan untuk meningkatkan keberhasilan. Ketika di lapangan, saat eksekusi perampokan tergantung pada pelaku, ada yang menembak, ada yang hanya menakut-nakuti. Ada juga untuk melarikan diri, menembak siapa pun yang menghalangi," ujar Prof Dr Muhammad Mustofa.

Dengan membawa senpi, pelaku dinilai merasa lebih unggul ketimbang korban. "Posisi pelaku lebih unggul ketimbang dengan membawa senjata tajam," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ini wawancara detikcom dengan kriminolog dari Universitas Indonesia ini, Jumat (15/6/2012):

Perampok bersenpi saat ini semakin marak. Menurut Anda mengapa bisa demikian?

Di satu pihak ketersediaan senjata api legal yang disalahgunakan dan senjata ap ilegal juga masih tersedia. Di sisi lain operasi polisi pada kepemilikan senjata api belum gencar dan efektif. Karena itulah berapa bulan terakhir ini perampokan dengan senpi marak. Antisipasi dari Polri kurang meyakinkan, sehingga menyebabkan peristiwa perampokan masih terjadi.

Senpi bukan sekadar untuk menakut-nakuti tapi juga membunuh korban?

Kalau perampokan, senpi dipergunakan untuk meningkatkan keberhasilan. Ketika di lapangan, saat eksekusi perampokan tergantung pada pelaku, ada yang menembak, ada yang hanya menakut-nakuti. Ada juga untuk melarikan diri, menembak siapa pun yang menghalangi.Β 

Posisi pelaku lebih unggul ketimbang dengan membawa senjata tajam. Kalau pelaku bawa senjata tajam maka mengharuskan dia berada lebih dekat secara fisik dengan korban. Sedangkan senpi bisa dioperasikan dari jarak yang lebih jauh. Sekarang kan orang yang punya kemampuan bela diri tidak terbatas, sehingga pelaku merasa risiko kegagalan lebih besar jika menggunakan senjata tajam.

Untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminal ini?

Kalau masyarakat di jalanan harus sadari kalau dirinya bisa saja menjadi korban. Membawa harta benda banyak lebih berisiko.Β 

Meski begitu sekarang ini umumnya yang jadi sasaran perampokan adalah pom bensin dan swalayan. Sebab perampok berpikir pasti ada uang yang bisa diperoleh di sana. Sedangkan kalau beraksi di jalanan umum mereka rasa terlalu berisiko. Tapi tetap saja perlu diwaspadai aksi perampokan di jalan umum.

Yang perlu diingat kembali masa lalau, orang yang habis ambil uang di bank atau ATM kerap jadi sasaran. Mereka potensial jadi korban. Untuk mengantisipasi penodongan di ATM maka pihak yang memiliki ATM sebaiknya menyediakan satpam untuk berjaga agar orang yang baru mengambil uang di ATM tidak mudah menjadi sasaran.

Tips lain bagi masyarakat agar terhindar dari tindak kriminal ini?

Tentu yang menguasai harta benda cukup banyak harus lebih waspada. Kalau habis ambil uang harus ekstra hati-hati, bisa berjaga-jaga dengan meminta perlindungan dari aparat keamanan. Selain itu diupayakan tidak pergi sendiri.

Langkah polisi untuk meminimalkan perampokan bersenpi itu?

Polisi perlu meningkatkan patroli di jalanan untuk mempersempit ruang perampok. Saat ini polisi masih lebih banyak berada di kantor sehingga personel di lapangan lebih sedikit. Padahal kan bukan kantor polisi yang seharusnya dijaga tetapi lingkungan masyarakat.

Selain itu tempat yang seharusnya dijaga juga bukan versi polisi saja seperti objek-objek vital. Jalanan umum yang banyak masyarakatnya juga seharusnya dijaga. Ini kan pekerjaan utama polisi.

Polisi sudah menggerebek tempat perakitan senpi di Cipacing beberapa waktu lalu. Harus lebih diintensifkan upaya semacam ini?

Saya mengapresiasi itu. Tapi selain itu polisi juga harus memiliki database bengkel bubut di daerah mana saja yang berpotensi membuat senjata api. Karena kan untuk membuat senjata api rakitan ini tak membutuhkan teknologi tinggi sehingga mudah diperoleh.Β 

Maka itu akses untuk mendapatkannya harus dibatasi. Polisi harus rutin melakukan razia untuk memperoleh senjata api di jalanan.

Memperketat izin kepemilikan senjata api juga?

Terkait izin kepemilikan senjata api saat ini memang sudah dibatasi. Tapi polisi harus lebih proaktif mendatangi pemilik senjata api yang izinnya sudah habis. Jadi jangan cuma pasif menunggu.

(/nrl)


Berita Terkait