"Itu juga kita akan (periksa), makanya kami kirim Direktur Kelayakan Pesawat. Apakah di situ masalahnya, itu harus kita cek. Sudah dua kali Susi Air dalam beberapa waktu ini. Jangan dulu menyalahkan dan memutuskan. Saya kira kita cek yang sebenarnya apa. Ada yang bilang cuaca, ada yang bilang ini, jadi belum jelas," kata Menhub, EE Mangindaan.
Berikut ini wawancara wartawan dengan Mangindaan usai rapat Musrenbang di Gedung Bidakara, Jakarta, Kamis (26/4/2012):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya baru tadi malam dapat beritanya, sudah dicek, Basarnas sudah jalan dan hasilnya adalah dia mendarat darurat. Saya lupa tempatnya di Kalimantan. Info terakhir, ada kameramen sama pilot meninggal.
Kami belum tahu penyebabnya. Sementara kita melihat bahwa itu adalah survei. Kalo survei berarti dicarter. Kedua, pilotnya yang menurut saya harus tahu kondisi pesawat apakah karena navigasi atau apa. Kami belum tahu penyebabnya.
Mendarat daruratnya di mana?
Belum tahu.
Kemenhub sudah menurunkan tim?
Sudah, Basarnas sudah, KNKT sudah saya perintahkan. Dirjen Perhubungan Udara, Direktur kelayakan pesawat juga sudah berangkat. Belum ada informasi karena baru tadi pagi berangkatnya.
Kapan informasinya bisa diketahui?
Kalau masalah teknis tentu butuh waktu. Tapi penyebab sementara dalam hari ini saya juga bisa dapatkan.
Keadaan pesawatnya hancur?
Belum (tahu), mendarat darurat dan pesawat ini dicarter untuk survei, dilaporkan yang meninggal pilot dan kameraman. Saya minta cek lagi, KNKT dan Basarnas sudah jalan. Kalau dari kami harus cek kelayakan pesawat
Akan lakukan evaluasi Susi Air, karena ini kan sudah beberapa kali?
Itu juga kita akan (periksa), makanya kami kirim Ditjen Kelayakan Pesawat. Apakah di situ masalahnya, itu harus kita cek. Sudah dua kali Susi Air dalam beberapa waktu ini. Jangan dulu menyalahkan dan memutuskan. Saya kira kita cek yang sebenarnya apa. Ada yang bilang cuaca, ada yang bilang ini, jadi belum jelas.
Regulasi terhadap perusahaan-perusahaan penerbangan kecil seperti Susi Air dinilai kurang, pemerintah hanya fokus ke penerbangan besar?
Saya kira tidak. Pokoknya yang memenuhi persyaratan, ada semacam satu MOU keharusan-keharusannya. Kebetulan ya Susi Air salah satu yang oke. Apalagi dia masuk di daerah-daerah terpencil.
Yang lain bagaimana?Β
Kalau soal keselamatan saya tidak mau peringan, tapi mungkin yang lain-lain masalah bisnisnya bisa kita bicarakan lagi. Tapi kalau soal keselamatan saya tidak mau.
(vit/nwk)











































