Gamawan: Besok Kita Bahas Yogyakarta, Kalau Final Langsung ke DPR

Gamawan: Besok Kita Bahas Yogyakarta, Kalau Final Langsung ke DPR

- detikNews
Selasa, 30 Nov 2010 16:28 WIB
Gamawan: Besok Kita Bahas Yogyakarta, Kalau Final Langsung ke DPR
Jakarta - RUU Keistimewaan Yogyakarta menjadi isu yang panas belakangan ini setelah SBY berucap 'monarki'. Kapan draf RUU itu akan dikirim ke DPR dan dibahas pun ditunggu-tunggu.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menjadi orang paling dicari untuk mencari jawaban ini. "Kalau besok final, kita inginnya bulan Desember juga kita serahkan ke DPR agar bisa segera dibahas," katanya saat dicegat wartawan.

Berikut wawancara lengkap dengan Gamawan saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/11/2010). Mantan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) itu menyambangi DPR untuk rapat bersama Komisi II membahas RUU Partai Politik (Parpol).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini isu tentang Yogyakarta sangat panas, bagaimana pendapat Anda?

Sebenarnya suasana di luar saja yang panas, di dalam pemerintah tidak ada perdebatan, keistimewaan Yogyakarta itu tidak hanya satu ada tujuh.

Ada tujuh? Apa saja dan bagaimana sikap pemerintah?


Enam di antaranya sudah kita sepakati, yang belum tinggal cara pemilihan (kepala pemerintahan)-nya saja.

Adakah daerah lain yang memiliki keistimewaan?


Banyak daerah yang istimewa. DKI Jakarta punya enam kekhususan, Aceh ada 13 keistimewaan dan di Papua ada beberapa.

Kenapa masalah Yogyakarta ini sepertinya sulit?

Dan Yogya ini sudah hampir selesai, itu tidak perlu dihadapkan antara Sultan dengan pemerintah, UU ini kita menyusul butuh waktu yang lama karena dibuat untuk Sultan ke-11 dan 12 juga.

Apa saja yang dibahas?


Kalau umur Sultan HB X sudah 80 tahun apa masih jadi gubernur, itu kan harus kita pertimbangkan secara konstitusi. Ini bukan soal marah-marahan, ini soal konstitusi. Kalau Sultan baru 20 tahun, apakah otomatis juga jadi gubernur, itu sudah kita bahas. Keberadaan kota Yogya yang seolah-olah diganjal kita hormati.

Kapan dibereskan?


Besok kita bahas internal pemerintah. Kalau besok final, kita inginnya bulan Desember juga kita serahkan ke DPR agar bisa segera dibahas.

(ken/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini