Pengamat komunikasi yang pernah beberapa kali menjadi mediator konflik, Prof Stephen W Littlejohn, mengatakan, dialog antar kelompok yang bertikai atau rentan bertikai perlu dilakukan secara kontinyu. Karena tanpa mendengar, satu sama lain tidak akan pernah memahami masalah apa yang menjadi keluhan.
Berikut ini wawancara detikcom dengan professor bidang komunikasi dan jurnalisme di University of Mexico dan penulis sejumlah buku komunikasi ini, usai Indonesia International Conference on Communication, βGlobal Challenge to The Future of Communication: Digital Media and Communication Freedom in Public Discourseβ di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (22/11/2010):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kita percaya pada dialog. Dialog berarti kesempatan untuk berbicara antara satu dengan yang lain tentang isu pada level personal untuk mencapai penyelesaian. Kelompok-kelompok membutuhkan dialog.Β Komunikasi berarti mendengar baik-baik satu sama lain.
Kadang daerah yang multietnik dan sangat heterogen tidak mudah untuk berdialog?
Komunikasi adalah salah satu cara untuk berbicara mengenai kisah-kisah personal, kegamangan, dan sebagainya. Mereka ini hidup, jadi apa yang terjadi dalam hidupnya? Bagaimana sejarah dalam hidup mereka? Dengarlah, dan jangan berdebat, jangan menyalahkan. Mulailah mendengar kisah yang lain daripada berdebat.
Ini memang membutuhkan fasilitasi yang panjang, butuh arahan untuk berproses. Yang jelas pihak-pihak yang bertikai setara. Penting untuk lebih menaruh perhatian pada komunikasi daripada kepentingan tertentu.
Mungkin akan ada ketidaksetujuan dengan pendapat yang lain. Namun dengarkan saja, karena itulah yang mereka rasakan. Kalau masing-masing mengerti dan memahami perasaan yang lain, lalu dicari akar munculnya perasaan itu, saya rasa akan ditemukan solusinya, akan ada kesepakatan. Saat melakukan dialog untuk mengekspresikan kisah dan perasaannya, bisa dilakukan dengan setiap orang menuliskan perasaannya pada kartu atau semacam itu. Yang penting perasaan dan kisah masing-masing bisa diketahui.
Terkadang konflik di suatu daerah datang dan pergi, namun bila konflik terjadi penyebabnya hampir selalu sama. Ini karena kegagalan komunikasi di antara mereka?
Satu ketika konflik memang bisa mereda, namun di saat lain muncul. Untuk yang rentan semacam itu, lebih banyak peluang untuk berdialog lebih baik. Jagalah untuk tetap melakukan dialog. Mau baik atau buruk hubungannya, tetaplah bercakap-cakap agar semakin mengetahui satu sama lain.
Bagaimana dialog yang baik di daerah konflik atau rentan konflik?
Didukung oleh para pemimpin, lingkungan yang aman diperoleh melalui fasilitasi yang kuat, pandangan setiap orang dilihat serius, semua pihak dengan jujur mengungkapkan harapannya untuk masa depan, partisipan mendapatkan sesuatu yang lebih dari sekadar melihat adanya perbedaan di antara mereka, tradisi budaya lokal juga perlu dimasukkan dalam dialog, dan dialog itu merupakan upaya menciptakan perdamaian yang berkelanjutan, terus menerus.
Untuk dialog ini, semua pihak butuh kontak langsung, saling berhadapan.Β Ini penting untuk menciptakan perdamaian. Memang perkembangan teknologi bisa memfasilitasi live dialog, tapi bertemu muka akan lebih baik.
Dialog harus rutin?
Ya. Diperlukan semacam guideline juga yang mempromosikan keterbukaan dan seperti saya katakan tadi, mendengar dan menghormati.
Dialog semacam itu perlu keterlibatan pihak dari luar?
Bisa saja disponsori NGO, baik lokal maupun internasional agar netral. Karena kadang banyak pihak lain yang peduli pada masyarakat, karena mereka banyak bersentuhan dengan masyarakat setempat sehingga memiliki hubungan baik.
Apa masalah krusial dalam komunikasi manusia di daerah konflik atau rentan konflik?
Kadang kita merasa paling benar. Sehingga sering kali kita menggunakan komunikasi untuk mengekspresikan pandangan kita sendiri tanpa menghormati yang lainnya. Jangan terjebak pada yang seperti ini. Dengarlah kata yang lain, dan jangan memancing perdebatan atau argumen yang isinya seolah-olah kita yang paling benar.
(nvt/fay)











































