Marzuki Alie: Ikatan Emosional Penting

Bursa Ketum DPP PD

Marzuki Alie: Ikatan Emosional Penting

- detikNews
Senin, 29 Mar 2010 08:40 WIB
Marzuki Alie: Ikatan Emosional Penting
Jakarta - Para calon kontestan kompetisi Ketum DPP PD masih mengukur komitmen dukungan DPD dan DPC. Marzuki Alie mengaku tak akan kesulitan untuk mendapatkan dukungan yang lebih dari sekedar komitmen.

"Saya lama di sekjen, sangat sering kontak dengan daerah-daerah. Ikatan emosional sudah ada," kata Marzuki kepada detikcom .

Berikut kutipan wawancara dengan politisi senior PD yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPR periode 2009-2014. Wawancara berlangsung di royal suite Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (28/3/2010).

Berapa banyak daerah yang sudah positif mendukung Anda untuk memimpin DPP PD berikutnya?

Kalau saya bilang semuanya, nanti dibilang takabur. Jadi lihat sendiri lah nanti saat deklarasi.

Kapan deklarasinya?

Untuk sementara kita buat soft launching dulu, itu besok pagi. Nanti kalau memang dukungannya konkrit dan kuat, baru kita nanti adakan grand launching.

Apa modal Anda mendapat dukungan DPD dan DPC?

Saya lama di sekjen, sangat sering sekali melakukan kontak dengan daerah-daerah. Ikatan emosional sudah ada. Sudah terbangun sejak awal.

Penting sekali ya ikatan emosional itu?

Untuk menjadi partai yang besar dan kuat, selain hubungan rasional juga perlu ada hubungan emosional dengan grass root . Kalau tidak ada itu, struktur partai kurang bisa diandalkan.

Apa prioritas Anda buat membangun struktur partai yang kuat?

Partai ini masih baru, kita perlu membangun loyalitas. Di lapangan kondisinya sangat cair, kader bisa pindah ke lain hati dengan mudahnya. Hanya hubungan emosional yang menjamin loyalitas. Membangun hubungan emosional dengan grass root itu yang tidak mudah. Tapi ini harus kita selesaikan dalam satu tahun.

Bagaimana misi Anda membangun PD yang besar dan kuat? Tentu selain dengan ikatan emosional tadi.

Kita bangun infrastructure -nya. Baik yang fisik seperti fasilitas kantor, mekanisme dan struktur organisisi. Tidak kalah penting juga infrastructure non-fisik seperti SDM yang kian berkualitas, mensosialisasikan ideologi dan visi partai ke lapangan. Maka ke depan kita lebih mampu hadapi gempuran ombak.

Kontestan dari kompetisi adalah teman-teman penting di partai. Bagaimana hubungan Anda dengan mereka nanti baik bila terpilih sebagai ketum dan tidak?

Saya kira akan seperti biasanya saja. Semua teman dan kami akan tetap menjadi teman. Kebetulan saja sekarang ada kompetisi ini. Kita mau kompetisi ini justru jadi konsolidasi berbagai kekuatan internal, bukan malah jadi perpecahan. (lh/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads