PD Perlu Mesin Khusus untuk Memenangkan Pemilu 2014

Andi Mallarangeng

PD Perlu Mesin Khusus untuk Memenangkan Pemilu 2014

- detikNews
Sabtu, 27 Mar 2010 10:03 WIB
PD Perlu Mesin Khusus untuk Memenangkan Pemilu 2014
Jakarta - Mempertahankan kebesaran partai tanpa 'bayang-bayang' SBY adalah salah satu tantangan terbesar Partai Demokrat (PD) menghadapi Pemilu 2014. Maklum saja di Pilpres 2014 nanti SBY sudah tidak dapat lagi mencalonkan diri sebagai Presiden RI.

"Di stuktur kepemimpinan akan komisi khusus yang bertugas membuat pemetaan dukungan dan menyusun strategi pemenangan," papar Andi Mallarangeng selaku bakal calon Ketua Umum DPP PD periode 2010-2015.

Bagaimana detil dari komisi khusus tersebut? Berikut petikan wawancara detikcom dengan Andi Mallarangeng sehari belum deklarasi dirinya sebagai bakal calon kontestan ketua umum PD, Sabtu (27/3/2010).

Pemilu 2014 nanti nampaknya agak sulit bagi PD 'menjual' figur SBY sebagai vote gater. Di dalam situasi demikian, berapa perolehan suara yang Anda targetkan bila terpilih sebagai Ketum PD?


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini PD merupakan partai dengan perolehan terbesar, 21%. Tapi ternyata 21% tidak cukup untuk menahan badai, maka harus lebih besar lagi. Minimal 30%. Itu tugas berat.

Apakah realistis 30% itu?


Sangat realitis. Kalau PD berhasil meraih 30% suara dukungan, maka FPD akan mendapatkan 40% kursi DPR. Itu artinya kurang sedikit lagi untuk mencapai 50% kekuatan di DPR kan.

Anda berharap koalisi 2014 lebih ramping?


Koalisi yang lebih komprehensif, efektif dan menageable. Karena ternyata 21% tidak cukup badai (mitra koalisi PD justru mengambil sikap politik yang berseberangan dalam proses politik bailout Bank Century -red).

Bagaimana misi Anda untuk menunaikan tugas berat itu? Sekaligus membesarkan PD pasca 2014?


Di dalam struktur kepengurusan akan ada komisi khusus yang bekerja penuh buat melakukan pemetaan dan menyusun strategi pemenangan. Tidak hanya buat Pemilu dan Pilpres, tapi juga pilkada-pilkada. Karena itu komisi inti -atau apa pun nanti namanya- ada mulai dari pusat sampai daerah.

Apa yang dipetakan oleh komisi khusus itu nanti?


Ya seperti daerah basis dukungan dan ormas-ormas pendukung di wilayah itu. Juga melakukan kajian terhadap berbagai isu-isu aktual baik nasional dan lokal, agar kader-kader mulai dari pusat sampai daerah bisa menjawab apa yang konstituennya tanyakan. Ini merupakan upaya modernisasi dan dinamisasi kader, pengurus dan fungsionaris PD semua tingkatan.

Luas sekali cakupan tugasnya ya?

Ya. Karenanya komisi itu nanti tidak bersifat ad-hoc yang baru berdiri menjelang pilkada, pilpres atau pemilu. Tapi bekerja terus menerus dengan jaringan yang kuat dan luas sampai ke daerah-daerah. Sebab untuk menjawab tantangan ke depan, kita harus menyiapkan mesin politik partai yang ber-CC besar dan melaju kencang secara efektif.

Soal bayang-bayang figur SBY, apa perlu dipotong agar PD ke depan mandiri dan memudahkan proses regenerasi?

Lho mengapa harus dipotong? Bagi saya tidak perlu dipotong. Kami bersyukur bila Pak SBY bisa tetap bersama kami. Bersamaan dengan itu mesin politik harus dibesarkan dan regenerasi partai jalan terus.

Tidak khawatir ke depan nanti PD kesulitan regenerasi karena tergantung hanya pada satu tokoh sentral seperti yang sekarang dialami salah satu partai?


Saya pikir berbeda, posisi Pak SBY di PD selalu di Dewan Pembina dan tidak pernah ketua umum. Kebersamaan Pak SBY dengan kami dalam konteks feeding away, keputusan tetap di DPP. Nanti akan ada juga perubahan struktur dan kewenangan tertentu. Untuk itu perlu dibangun hubungan kelembagaan dari berbagai tingkatan mulai dari pusat, daerah dan fraksi yang akan selalu berada di depan.

Apa skenario PD ke untuk memunculkan tokoh nasional baru yang bisa jadi icon baru PD di 2014?

Kepemimpinan nasional harusnya muncul secara alamiah, seperti di olah raga yang mutlak butuh pembinaan yang intensif sejak usia muda. Di politik pun demikian, ketika yang senior turun maka yang muda harus lebih mampu untuk menggantikan posisinya. Kalau regenerasi terlambat, ketika senior turun dan junior belum mampu, maka akan terjadi gap. Pak SBY sadar perlu ada regenerasi. Kader muda PD sejak dini perlu tampil dalam kepemimpinan agar dinamis dan nantinya siap berkompetisi di 2014.

Sudah ada stok tokoh?


Selalu ada stok. Ini juga dalam persiapan meningkatkan perolehan suara menjadi 30%.

Apakah di 2014 DPP PD akan memulai tradisi baru dengan mengajukan Ketua Umum DPP sebagai bakal calon presiden?


Kita bicarakan masalah capres itu nanti, sebab ada mekanisme tersendiri nanti. Baru akan kita bicarakan itu setelah mesin politik PD menjadi lebih sehat dan kuat.

(lh/anw)


Berita Terkait