Berikut wawancara dengan Ketua MK, Mahfud MD dengan sejumlah wartawan usai sidang di ruang kejanya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis, (23/3/2010).
Bagaimana tanggapan Bapak soal insiden siang tadi?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa harapan Bapak selanjutnya?
Insiden ini saya sesalkan dan saya berharap karena ini menyangut MK yang menjamin sidang-sidang tidak di sertai insiden. Saya berharap diproses secara hukum. Orang melakukan pemukulan teradap orang agar tidak terjadi lagi ditempat lain.
MK tidak perlu melapor karena itu bukan delik aduan, sudah ada aparat keamanan yang tahu siapa pelakunya langsung saja dicokok itu biar kapok. Secara umum sudah bagus.
Misal, kalau kasus ini sangat sensitif, akan lebih ketat lagi aturannya?
Kita sudah punya standar prosedur untuk pengaman itu. Pengamanan sejak pagi, di ruang sidang kan penuh tetapi juga keamanan itu tidak membikin persidangan menjadi menakutkan, santai, orang bebas mengeluarkan pendapatnya. Kalau demo silakan saja, bukan area MK itu urusan polisi.
Tapi kalau itu terjadi di lingkungan gedung, berharap polisi langsung diambil orangnya agar tidak terjadi lagi di masa-masa mendatang. Wong sidangnya bagus kok, malah ribut-ribut kaya gini.
Jaminan keamanan kita sudah berikan dalam proses persidangan, dan itu bukti jaminan keamanan kami jalan. Orang dipukul langsung ditangani polisi. Sehingga tidak sampai terjadi sungguh-sungguh, tetapi sudah memulai melakukan.
Apakah akan ada pembatasan?
Ndak, tidak ada pembatasan. Sidang itu terbuka untuk umum. Cuma siapa yang datang lebih dulu jangan diusir. Sejauh kursi kosong datang saja, tapi jangan ganggu yang sudah datang duluan.
(asp/mad)











































