Berikut ini petikan wawancara wartawan dengan Ketua PD yang juga Menpora Andi Mallarangeng usai mengikuti presidential lectures oleh mantan Sekjen PBB Kofi Annan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2010):
Bagaimana dengan hasil semalam di paripurna?
Kami bangga, semua anggota FPD solid mendukung kebijakan yang benar. Tetapi kami juga akan mengingat voting malam itu, PD mengingatnya dengan baik dan kemudian kami akan evaluasi itu. Baik evaluasi di koalisi dan internal kami sendiri. Dalam arti apa yang sudah kami lakukan dan apa harus dilakukan ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara internal kami sendiri akan mengevaluasi bagaimana langkah ke depan. Yang jelas kami sedang memikirkannya dan tentu akan membicarakan ke dalam. Apa yang kami lakukan kami lakukan dengan pikiran jernih.
Apakah keputusan PKS dan Golkar melanggar kontrak koalisi?
Kami akan mengingat malam itu, ya mungkin dalam jangka waktu yang sangat panjang. Tentunya kita akan evaluasi.
Apakah Presiden menyinggung reshuffle?
Kami akan mengevaluasi dan akan membuat keputusan dalam waktu dekat. Tak perlu grasa-grusu atau emosional, tidak. Kami melakukannya dengan pikiran jernih, kemudian beri respons yang jelas.
Apakah ada pengkhianatan?
Kami akan mengingat sikap dan perilaku masing-masing parpol. Itu menjadi bahan kami untuk evaluasi.
Jadi ada yang keluar koalisi dan ada yang diajak?
Pokoknya kami akan evaluasi, opsi mana yang akan dilakukan, kami akan memikirkannya dengan baik.
Apa saja opsinya?
Banyak sekali, dari satu opsi ke opsi lainnya. Di dalam konteks koalisi, hubungan dalam koalisi dan sebagainya.Β Prinsipnya Partai Demokrat akan memberi respons yang jelas dan untuk perbaikan bangsa dan negara.
Ini bentuk kekecewaan?
Tentu saja koalisi ada etikanya, ada kesepakatan yang diambil sebagai awal dari pembentukan koalisi itu. Kalau yang ada di luar kesepakatan itu, kami dari berhak melakukan evaluasi secara seksama dan dengan pikiran jernih demi bangsa dan negara
(lh/nrl)











































