"Kalau keluarga ingin, kalau dia masih hidup dapat diadili dengan baik. Lagipula kalau hidup dan ditangkap, dia bisa memberi pembelaan kenapa dia melakukan aksi terorisme selama ini. Kalau tewas kan tidak ada pembelaan," kata juru bicara keluarga Noordin, Badarudin Ismail.
Hal itu disampaikan Badarudin dalam wawancara dengan detikcom, Senin (10/8/2009). Bagaimana kondisi keluarga saat berita tewasnya Noordin menjadi headline di media Indonesia maupun dunia? Berikut bincang-bincang detikcom dengan Badarudin:
Bagaimana respons keluarga dengan pemberitaan Noordin tewas?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah keluarga yakin itu memang Noordin?
Keluarga masih menunggu hasil tes DNA yang dilakukan polisi Indonesia. 28 Juli lalu kan polisi Indonesia telah datang ke Malaysia untuk mengambil air liur anak Noordin yang 10 tahun.
Mereka datang 5 orang diketuai Usman Nasution. Air liur itu untuk memastikan apakah jenazah yang ditemukan di JW Marriott dan Ritz-Carlton itu ada Noordin atau tidak. Nah sekarang kita masih tunggu laporan.
Jika DNA cocok dengan air liur bagaimana?
Ya nanti keluarganya yaitu istrinya dan tiga anaknya, satu laki-laki dan dua perempuan akan datang ke Indonesia. Kalau diperlukan, mereka akan tes DNA lagi. Kalau cocok, ya jenazahnya akan dibawa.
Bagaimana keadaan istrinya?
Ya kalau istrinya bisa menerima apa yang berlaku. Dia sudah ditinggalkan dan tidak ada komunikasi dengan Noordin sejak tahun 2002. Saat itu, anaknya yang ketiga, Hafzah masih diperut, belum lahir.
Lalu anak-anaknya bagaimana?
Anaknya yang tertua kelihatan sedih sekali, terlihat murung.
Sekarang mereka tinggal di mana?
Di Johor, Malaysia dengan orang tua Rahma.
(ken/iy)











































