Fadel: Pengurus DPD Sikapi Kekalahan Golkar 16 April

Fadel: Pengurus DPD Sikapi Kekalahan Golkar 16 April

- detikNews
Senin, 13 Apr 2009 16:07 WIB
Fadel: Pengurus DPD Sikapi Kekalahan Golkar 16 April
Jakarta - Partai Golkar kalah dalam tabulasi sementara Pemilu Legislatif. Sejumlah pengurus DPD Golkar di Sulawesi dan sejumlah DPD di Indonesia Timur akan melakukan rapat untuk membahas masalah kekalahan ini untuk menyamakan pernyataan sikap. Nantinya, pernyataan sikap ini akan dibacakan pada 16 April.

"Kami akan tentukan sikap tanggal 16 April," ujar Ketua DPD Partai Golkar Gorontalo, Fadel Muhammad. Berikut wawancara wartawan dengan Fadel di Kantor BPH Migas, Jl Kapten Tendean, Jakarta, Senin (13/4/2009).

Kekalahan Golkar siapa yang tanggung jawab?


Kami akan tentukan sikap tanggal 16 April. 16 April malam saya sebagai Ketua DPD I diundang untuk rapat. Besok kami teman-teman di Sulawesi dan di Timur akan kumpul di Makassar membahas masalah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya secara pribadi berpendapat bahwa kekalahan Golkar saat ini di mana-mana, tapi jumlah tertinggi persentase suara ada di Gorontalo. Menurut saya, Golkar nggak terbiasa di luar kekuasaan. Golkar selalu dukung
pemerintahan. Maka saya usulkan kepada DPP Golkar bahwa harus bergabung dengan Demokrat mendukung SBY jadi presiden dan memberi kesempatan kepada Presiden SBY untuk menentukan siapa wakilnya dan siapa kabinetnya.

Kemungkinan duet SBY-JK kembali?

Saya nggak tahu. Saya nggak berani memberi kesempatan sampai tanggal
16. Fakta mengatakan kita kalah, pendapat saya berikan 10 nama. Dulu rapim 4 sudah disebutkan, ambil 10 nama untuk diajukan kasih kepada yang akan menangkan pertarungan yang ada.

Studi yang dibuat beberapa lembaga yang ada menyebutkan, di daerah-daerah yang PDIP menang orang milih Megawati sebagai presiden. Di daerah yang Golkar menang milih SBY menjadi presiden.

Kalau fakta sepeti ini ya sudahlah mereka inginkan itu, jadi kita merapat ke sana tinggal ngatur bargainingnya gimana. SBY yang milih siapa jadi apa. Demokrat menang kita harus realistik, saya meminta teman-teman DPP tolonglah melihat ini secara rasional.

Anda siap jadi cawapres SBY?

Jangan. Janganlah, biarlah saya jadi gubernur.

Kekalahan Golkar penyebabnya apa?


Fakta kekalahan sangat menarik. Ada tiga hal, pertama kita tidak bekerja sehebat partai yang lain. Kedua, saya mengatakan berkali-kali pemilih Golkar yang loyal hanya 11-12 persen. Ketiga, terjadi pergeseran dari partai-partai nasionalis kepada Hanura, Gerindra dan Demokrat. Magnit Demokrat itukan SBY. Di Golkar beberapa magnet tidak terlihat.

Kalau ditawari jadi cawapres SBY bagaimana?

Jangan sayalah. Kan ada 10-12 nama dia bisa pilih, JK, Surya Paloh, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono.
(anw/iy)


Berita Terkait