Banjir pun menjadi ancaman baru untuk warga. Pemerintah khususnya pemerintah daerah harus segera tanggap dan mencegah agar keselamatan warga tidak kembali terancam.
"Situ itu bisa menampung 1 juta meter kubik. Kalau itu tidak tertampung ya lagi-lagi warga terancam," kata Direktur Eksekutif Walhi Jakarta Slamet Daroyni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya apa penyebab tanggul jebol?
Penyebab pasti karena tanggul ini kan sudah lama sekali, kondisi sebenarnya tidak layak. Sudah waktunya direnovasi. Yang kedua, bisa saja karena sudah tidak kuat menampung air karena terlalu banyak.
Bukannya kapasitasnya cukup besar?
Memang, 1 juta meter kubik, tapi kan bisa jadi pas curah hujan tinggi, debit air bertambah. Bisa jadi itu akan membuat tanggul tidak kuat. Mestinya pemerintah menghitung ulang berapa kapasitas situ dengan keberadaan tanggul.
Itu kan kapasitanya 1 juta meter kubik. Tanggulnya diukur memungkinkan apa enggak untuk menampung air. Ini harus dilihat secara histori peningkatan curah hujan itu berapa. BMG kan bisa prediksi.
Apalagi yang seharusnya dilakukan pemerintah?
Pemerintah bisa melakukan beberapa hal yang pertama jelas merenovasi tanggul. Atau setidaknya pemerintah bisa beri peringatan dini dengan cara sementara mengungsi pada saat tertentu misalnya curah hujan tinggi.
Lalu kalau sudah begini bagaimana?
Pemerintah harus memastikan agar situ ini jangan sampai menjadi masalah baru untuk warga sekitar. Tanggul yang roboh ini harus segera ditangani.
(ken/iy)











































