Keterlibatan Israel tersebut berawal karena terungkapnya sebuah nama Ali al Jarrah. Ali adalah seorang agen Mossad, dinas rahasia Israel. Ali ini adalah sepupu Ziad al-Jarrah, yang merupakan salah satu pembajak pesawat dalam tragedi itu.
Sejauh manakah kebenaran dugaan keterlibatan Israel tersebut? Berikut wawancara detikcom dengan pengamat politik Timur Tengah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hamdan Basyar, Rabu (11/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya belum baca. Tapi kalau dari berita-berita yang dulu pernah dimuat, di sana mengatakan ada sekian ribu pekerja yang ada di gedung itu yang diduga keturunan Yahudi kok kebetulan tidak masuk. Apa mereka sebelumnya telah diberi tahu, wallahu a'lam.
Dalam teori konspirasi, itu bisa saja terjadi. Tapi saya belum tahu, apakah dalam hal ini Israel terlibat atau tidak. Zionis kan ada di mana-mana. Yang menjadi heran, kenapa setelah terjadi peristiwa itu komentar Bush (George W Bush) waktu ini adalah Perang Salib. Bush langsung mengarah ke Osama bin Laden sebagai pelakunya. Sehingga keluarlah policy tentang pemberantasan teroris.
Kok baru sekarang media AS membahas masalah ini?
Kalau sekarang media AS seperti itu memang agak aneh juga. Karena media massa AS selama ini dikuasai jaringan Zionis.
Apakah ini terkait dengan kepemimpinan baru Obama yang berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan dunia Islam, sehingga media AS mulai berani mengungkap hal ini?
Memang perubahan politik memberi suasana bagi media massa AS semakin terbuka. Jadi ada suasana yang berubah.
Apakah keberanian media AS ini juga terkait dengan policy AS tentang perang Irak yang belakangan juga ditentang oleh warga AS?
Fungsi media massa adalah mengungkapkan sesuatu yang tidak diketahui oleh publik. Jadi harus cover both side. Tidak bisa satu pihak saja, sehingga pihak lain juga harus diberi kesempatan. Soal perang Irak, Saddam yang dituduh punya senjata perusak massal sampai saat ini belum ditemukan.
Tapi apakah masuk akal cuma karena sepupunya adalah yang membajak pesawat yang akhirnya menabrak WTC seseorang juga disebut sebagai teroris?
Memang kesimpulan seperti itu bisa iya bisa tidak. Semestinya harus dibuktikan. Kalau kita pakai teori konspirasi, bisa jadi disambung-sambungkan ini keponakan siapa, itu saudaranya siapa, apakah ada kaitannya mengarah ke sana. Kalau benar seperti itu, biasanya malah ditutupi untuk tidak diketahui oleh publik.
Saya punya gambaran, waktu itu ada wanita AS tewas dilindas oleh tanki Israel. Kalau nggak salah namanya Rachel. Dia berani menentang pemerintah Israel dengan menghalang-halangi penggusuran oleh Israel di Palestina. Tapi media massa barat mengatakan, kematian Rachel tidak seperti itu. Meninggal karena hal yang lain. Kalau diberitakan yang sebenarnya, AS akan protes ke Israel. (anw/nrl)











































