"Posisi perempuan di Indonesia hanya diperalat oleh sekelompok rombongan. Kita sudah dikotak-kotakkan oleh politisi," kata Hemas usai diskusi Perempuan Sebagai Agen Perubahan di Hotel Sahid Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Jumat (27/2/2009).
Bagaimana sebenarnya posisi perempuan di Indonesia di mata seorang Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas? Berikut wawancara dengan istri Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X itu:
Menurut Anda, apakah perempuan di Indonesia sudah sejajar dengan laki-laki?
Posisi perempuan di Indonesia hanya diperalat oleh sekelompok rombongan. Kita sudah dikotak-kotakkan oleh politisi. Di mana perhatian pemerintah terhadap perempuan?
Dari segi kesehatan banyak penderita HIV karena program pemberian alat KB gratis tidak maksimal. Dari segi pendidikan banyak perempuan yang tidak lulus Sekolah Dasar (SD). Dari segi kesejahteraan, ada parpol mengklaim bahwa menterinya berhasil mensukseskan swasembada beras tapi masih banyak rakyat kita yang miskin.
Seandainya Anda menjadi Ibu Negara, apa yang akan dilakukan?
Nah itu dia, kalau jadi ibu negara, hahaha, saya akan konsen dengan permasalahan perempuan.
Apa langkah kongkretnya?
Saya pikir benar menteri urusan perempuan lebih baik ditiadakan.
Kenapa tidak perlu ada?
Supaya perempuan lebih dapat memaksimalkan potensi untuk menjadi agen perubahan karena selama ini tidak ada langkah yang jelas ke arah sana.
Apa usaha yang sudah Anda lakukan?
Misalnya, saya di DPD, saya menolak UU Pornografi tetapi lucunya teman-teman saya perempuan malah menyetujui. Saya pikir mereka tidak tahu maksudnya.
Kalau tidak setuju, apa yang Anda lakukan?
Saya dan teman-teman kemarin sudah ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengajukan judicial review untuk UU Pornografi. Nanti kita tunggu saja hasilnya.
Apa harapan Anda untuk perempuan Indonesia ke depan?
Saya harap perempuan Indonesia dengan segala potensi yang dimilikinya selain mampu menjadi agen perubahan, agent of change, tetapi juga mampu menjadi agent of survival, agen penyelamat negara untuk memastikan masa depan Indonesia yang lebih baik. (ken/iy)











































