Effendi Gazali: Seharusnya Bukan SBY Bicara Tapi SBY Buka-Bukaan

Effendi Gazali: Seharusnya Bukan SBY Bicara Tapi SBY Buka-Bukaan

- detikNews
Kamis, 26 Feb 2009 10:25 WIB
Effendi Gazali: Seharusnya Bukan SBY Bicara Tapi SBY Buka-Bukaan
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampil eksklusif di sejumlah media massa lewat acara "Akhirnya SBY Bicara". Judul acara ini dikritik kurang pas sebab SBY selama ini sebenarnya sudah sering bersuara.

"Harusnya judul yang lebih baik adalah Akhirnya SBY Buka-bukaan," kritik pakar komunikasi politik Effendi Gazali dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (26/2/2009).

SBY muncul lewat 'Akhirnya SBY Bicara' di MetroTv dan Indosiar, Rabu (25/2/2009) tadi malam. Sebelumnya SBY juga muncul dalam wawancara 8 halaman di koran Jurnas yang kemudian disisipkan di Indo Pos dan Kompas. Tema besar kemunculan SBY tersebut sama: "Akhirnya SBY Bicara".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Judul "Akhirnya SBY Bicara" memberi kesan SBY selama ini diam dan jarang berbicara. Padahal berdasarkan data media massa, SBY lumayan sering berbicara termasuk menggelar jumpa pers untuk menanggapi sejumlah masalah yang dirasa penting.

Paling gres SBY menggelar jumpa pers di kediamannya di Cikeas khusus untuk meluruskan pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Ahmad Mubarok yang menyebut Golkar hanya akan memperoleh 2,5 persen suara dalam Pemilu 2009.

Berikut wawancara detikcom dengan pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia (UI) Effendi Gazali:

Beberapa stasiun televisi Rabu (25/2/2009) malam, menayangkan 'Akhirnya SBY Bicara'. Apakah pemilihan judul tayangan tersebut pas mengingat SBY selama ini sudah cukup sering berbicara dan menggelar jumpa pers?

Saya pikir agak kurang pas, karena mungkin judulnya yang missed dan tidak dipikirkan dengan baik kecuali misalnya dikaitkan dengan satu atau dua hal. Misalnya, judulnya 'Akhirnya SBY Bicara Tentang Megawati' dan juga terkait isi kontennya. Harusnya judul yang lebih baik adalah 'Akhirnya SBY Buka-bukaan'.

Mengenai acara itu sendiri, tidak ada masalah dengan itu ?

Pak SBY sebagai pemerintah itu sebetulnya punya hak untuk membantu menjelaskan kepada publik tentang apa yang sesungguhnya yang harus diluruskan kepada masyarakat, jadi tidak ada masalah untuk itu.

Mengingat ini menjelang Pemilu, apakah ada kemungkinan motif kampanye di balik acara tersebut?

Persoalannya masih agak abu-abu, itu apakah murni kebutuhan jurnalistik dari rekan-rekan wartawan atau merupakan program PR dari SBY untuk bisa berkampanye ke masyarakat.

(fiq/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads