JK Masih Layak Tantang SBY

Didera Isu Kesehatan

JK Masih Layak Tantang SBY

- detikNews
Senin, 23 Feb 2009 16:58 WIB
JK Masih Layak Tantang SBY
Jakarta - Meski sedang didera isu usia lanjut dan gangguan kesehatan, bukan berarti peluang Jusuf Kalla (JK) mengecil. Ketua Umum Partai Golkar ini punya kompetensi dan kapabilitas politik yang patut diperhitungkan.

Demikian komentar profesor riset di bidang politik LIPI, Syamsuddin Haris, mengenai peluang JK menjadi jagoan Partai Golkar sebagai kontestan Pilpres 2009, Senin (23/2/2009).

"Semua orang punya masalah kesehatan, jadi jangan jadikan itu isu politik. Yang termasuk isu politik itu kompetensi dan kapabilitas," kata pria kelahiran Bima, NTB, itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut petikan wawancara detikcom dengan Syamsuddin Haris melalui telepon.

JK saat ini berusia cukup lanjut, apalah JK masih layak menjadi capres?

Meski ada pengaruhnya, tapi politik tidak ada hubungannya dengan usia. Ronald Reagan itu menjadi Presiden AS saat dia berusia 70 tahun.

Bukannya dengan usia lanjut maka bisa menjadi hambatan bagi JK menjalankan pemerintahan kelak?

Semua orang punya masalah kesehatan, jadi jangan jadikan itu isu politik. Yang termasuk isu politik itu kompetensi dan kapabilitas.

Masalah kesehatan bukan halangan?

Ya kecuali kesehatannya itu seperti Gus Dur.

Setelah Golkar memutuskan mengajukan kadernya sebagai bakal capres dan JK menyatakan kesanggupan, justru hasil survei menunjukkan JK tidak cukup populer. Masih adakah peluangnya menantang SBY?

Memang sedari dulu popularitas JK konstan rendah dibanding SBY. Ingat, belum tentu Golkar mengajukan JK. Ingat, rapimnas memutuskan akan menjaring 7 tujuh nama kader dan di antaranya pasti ada JK. Tapi kan masih ada prosedur menentukan siapa yang jadi bakal capres resmi.

Lalu apa kelebihan JK untuk menantang SBY?

Kelugasannya dalam menyampaikan pikiran. Itu senjata adalan JK.

Selain JK dan Sultan HB X, siapa namanya yang bisa muncul?


Akbar Tandjung. Siapa bilang orang-orangnya di Golkar sudah habis? Dia masih punya peluang. (lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads