Pramono Anung: Nggak Usah Berandai-andai Jadi Capres

Pramono Anung: Nggak Usah Berandai-andai Jadi Capres

- detikNews
Selasa, 16 Des 2008 17:50 WIB
Pramono Anung: Nggak Usah Berandai-andai Jadi Capres
Jakarta - Sekjen FPDIP Pramono Anung terpilih menjadi tokoh pemimpin muda berpengaruh 2008 versi majalah Biografi Politik. Bisa jadi penghargaan ini akan mendongkrak popularitas Pramono untuk maju sebagai capres 2009. Namun Pramono justru tak mau bermimpi.

"Kita siap-siap untuk legislatif. Nggak usah berandai-andai," kata Pramono dalam acara launching Jakarta Political Club di Hotel Ritz Charlton Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (16/12/2008).
Β 
Berikut petikan wawancara detikcom dengan Pramono.

Bapak meraih penghargaan pemimpin muda berpengaruh. Bagaimana tanggapan anda mengenai pemimpin muda pada Pilpres 2009?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sistem demokrasi, sosok pemimpin akan muncul dengan sendirinya melalui proses pendewasaan. Ke depan tantangan menghadapi bangsa ini akan semakin berat. Untuk itu diperlukan pemimpin yang memiliki karakter. Dalam era reformasi seperti ini akan lahir beberapa anak muda yang bisa memimpin lebih rasional dan terbuka. Kalau itu terjadi, euforia demokrasi itu bisa memberi kesejahteraan bagi rakyat.

Mega maju sebagai capres 2009, setelah itu ia tidak akan lagi jadi capres. Apa PDIP sudah menyiapkan capres setelah Mega nanti?

Pemimpin itu lahir dengan sendirinya. Tidak diciptakan. Seakan dilahirkan tidak juga didorong. Harus melalui proses alam. Ibu Mega muncul karena proses panjang. Yang paling penting yang saya lihat konsistensi yang ada akan muncul dengan sendirinya.

Setelah mendapat penghargaan, apa yang akan dilakukan?


Saya termasuk orang yang tidak pernah setengah-setengah dalam bekerja ketika terpilih sebagai sekjen partai. Saya bekerja dengan betul-betul untuk partai. Apa yang saya dapatkan akan jadikan dorongan untuk bekerja lebih giat.

Kalau dengan pemimpin yang ada sekarang bagaimana?

Banyak saya lihat tokoh-tokoh muda yang ada. Tanpa harus dikotomi apakah 15 (tokoh muda) ini atau yang di luar ini. Tokoh-tokoh ini akan selalu lahir pada zamannya. Pada konteksnya dilahirkan dengan sistem demokrasi, dengan kesempatan yang luas tokoh ini akan muncul.

Apakah ini penghargaan ini akan menjadi jalan bagi bapak untuk maju menjadi capres selanjutnya?

Kita siap-siap untuk legislatif. Nggak usah berandai-andai.

Bapak optimistis?

Orang harus optimis.
(gus/iy)


Berita Terkait