Waspadai Penyerta Hujan Pertengahan November 2008

Waspadai Penyerta Hujan Pertengahan November 2008

- detikNews
Selasa, 21 Okt 2008 16:53 WIB
Waspadai Penyerta Hujan Pertengahan November 2008
Jakarta - Cuaca di Jakarta dan sekitarnya akhir-akhir ini sangat terik. Meski dalam beberapa hari ini mulai mendung, namun musim penghujan masih akan terjadi pada pertengahan November 2008 nanti.

Sampai kapan terik Jakarta akan berakhir, dan apakah Jakarta akan dilanda banjir dan hujan es? Berikut wawancara detikcom dengan Staf Informasi Media dan Publik Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) yang juga koordinator peramal (forecast) cuaca BMG Endarwin, di Kantor BMG, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2008).

Kapan Jakarta dan sekitarnya akan memasuki musim hujan?

Memang untuk wilayah Jawa sampai Nusa Tenggara belum masuk musim hujan. Musim hujan baru akan berlangsung pada pertengahan November. Meski demikian, kemungkinan hujan terjadi pada sore hari yang berlangsung singkat.

Yang perlu diwaspadai adalah fenomena alam menyertai menjelang hujan. Ada empat fenomena alam yang menyertai, yakni angin kencang, puting beliung,
hujan es, dan petir. Tapi secara umum cuaca sekarang relatif bagus, aman-aman saja.

Lalu kenapa Jakarta akhir-akhir ini panas sekali?

Nah, ini kaitannya lain lagi. Faktor utama adalah posisi matahari. Sekarang matahari sedang dekat-dekatnya dengan Pulau Jawa. Matahari sekarang berada di atas kepala kita, makanya terasa panas.

Masyarakat mengeluhkan panasnya Jakarta lebih panas dibanding tahun lalu?


Nah itu subyektif. Mungkin itu karena tekanan angin di sebelah barat Sumatera rendah. Jadi udara bergerak ke sana. Akibatnya tidak ada pembentukan awan, makanya panas.

Jadi apakah nanti akan terjadi hujan es, puting beliung dan angin kencang?


Yang jelas ketika sedang lebat-lebatnya, curah hujan bisa mencapai 100 per mili meter.

Alat apa yang digunakan BMG untuk memantau cuaca?


BMG dalam memantau cuaca menggunakan satelit MTSAT, yakni satelit milik Jepang yang mengorbit di atas Biak, Papua.

Dari mana data-data yang digunakan oleh forecast (prakirawan)?


Ada empat, pertama satelit cuaca, mencakup Asia Pasifik. Satelit ini juga digunakan di negara-negara Asia Tenggara, Jepang dan negara-negara di Samudera Pasifik. Kedua kadar cuaca, sama dengan satelit cuaca tapi wilayah jangkaunya terbatas. Ketiga data-data dari stasiun
pengamatan dan yang keempat model analisa cuaca komputer.

Di mana saja terdapat tim pemantau cuaca?

Sebagian besar di Indonesia sudah ada seperti di Medan, Padang, Semarang, Surabaya, Bali, dan Sulsel. Sayangnya semua belum terintegrasi.

Bagaimana masyarakat bisa mengetahui kondisi cuaca?


Silakan telepon di nomor telepon 021-6546318 atau 021-6546315. Selain itu masyarakat juga bisa mengakses info cuaca mealui situs BMG di http//meteo.BMG.go.id. Target kami agar masyarakat melek atas penjelasan yang kami berikan. Yang penting masyarakat care, siang malam kita pantau terus. (anw/nwk)


Berita Terkait