Pernyataan SBY itu dinilai pengamat politik M Qodari agak kontra produktif. Rakyat akan melihat kinerja SBY yang tinggal 10 bulan ini hanya sebagai upaya untuk pemenangan Pemilu 2009 alias kampanye.
Berikut wawancara detikcom dengan dosen Universitas Indonesia itu:
Bagaimana tanggapan Anda soal pernyataan SBY yang ingin maju kembali?
Saya khawatir dengan pernyataan beliau. Sebenarnya itu tidak perlu keluar karena agak kontra produktif.
Kenapa begitu?
Nanti rakyat akan melihat konsentrasi SBY bukan untuk menyelesaikan persoalan bangsa, tapi untuk pemenangan pemilu dan pilpres. Kalau pernyataan itu tidak keluar, kerja SBY akan dibaca untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Apakah langkah SBY ini disayangkan?
Ya itu, saya melihat pernyataan itu nggak perlu keluar. Selama ini SBY sudah benar, akan konsentrasi pada tugas-tugas sebagai Presiden. SBY kerja saja, kalau bagus, tinggal mendaftar dan menang. Begitu saja. Ini kan masih sekitar 10 bulan.
Bagaimana dengan pernyataan akan menggandeng JK lagi?
Itu juga membuat kekuatan politik lain akan menarik diri. Mereka pikir SBY sudah akan dengan JK ya sudah, mereka akan mundur dan memilih koalisi dengan yang lain.
Kalau sudah begini, ya kita lihat saja reaksi publik. (ken/anw)











































