Detik Sore
Video: Psikolog Bicara Soal Bocah SD Bunuh Diri di Ngada NTT
Aksi bunuh diri yang dilakukan oleh seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Ngada, NTT pada Rabu (4/2) lalu menggemparkan banyak pihak. Merangkum detikcom, tindakan yang disertai dengan pesan tertulis kepada ibunya tersebut dilatarbelakangi oleh ketidakmampuan keluarga untuk membeli peralatan sekolah.
Terbaru, Kementerian Kesehatan melalui Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan RI, dr Imran Pambudi, MPHM langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) NTT dan Dinkes Kabupaten Ngada untuk mendalami dan mengorek data terkait. Salah satu yang diperiksa adalah sistem skrining kesehatan jiwa yang ada di wilayah tersebut.
Lalu apa faktor terbesar yang mempengaruhi seorang anak melakukan bunuh diri? Simak diskusinya bersama Psikolog Klinis, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., dalam Editorial Review.











































