Bila akhir-akhir ini banyak politisi sibuk mempersiapkan pencalonannya sebagai anggota legislatif, tidak bagi Alvin Lie. Ya, pengusaha asal Semarang ini malah santai-santai saja menyongsong Pemilu 2009, meski masih tetap serius dan fokus untuk aktif di DPR hingga akhir 2009 nanti.
"Saya sama sekali tidak mendaftar menjadi caleg periode mendatang. Saya tidak mengumpulkan dokumen-dokumen sama sekali. Saya serius," ujar Alvin Lie saat berbincang-bincang dengan detikcom, Senin (11/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang keputusannya untuk tidak lagi duduk di DPR menjadi pertanyaan banyak orang. "Sekjen (DPP PAN) sudah menghubungi saya dua kali, menanyakan kenapa nama saya tidak ada di daftar caleg. Dan saya sudah menjelaskan kepada sekjen mengenai alasan-alasan saya," ujar pria bernama asli Alvin Lie Ling Piao ini.
Dengan tidak mendaftar jadi caleg, apakah pria bergelar MSc ini akan pindah partai? "Tidak, saya tetap di PAN. Berpolitik tidak hanya di DPR. Saya tetap akan memberikan aspirasi saya lewat PAN," tegas suami Inawati Rahardjo ini.
Meski tidak maju lagi sebagai caleg, namun Alvin siap mengerjakan tugas-tugas di PAN, termasuk ketika nanti diminta bantuan untuk berkampanye. "Karena saya tetap di PAN, kalau memang ada tugas-tugas yang diembankan kepada saya, saya siap saja. Selama ini, kalau saya mendapat tugas, ya saya kerjakan," ujar Alvin.
Jujur saja, lanjut Alvin, selama ini memang dirinya banyak menerima tawaran dari sejumlah partai politik (parpol) di luar PAN untuk diajukan sebagai caleg. "Tapi saya tetap tidak mau dan saya ucapkan terima kasih," ujarnya..
Alvin mengaku sebelum dirinya memutuskan untuk tidak maju sebagai caleg 2009-2014, dirinya sudah memberitahu mentor politiknya, Amien Rais. "Saya sudah lapor ke Pak Amien. Komentar Pak Amien, bahwa saya sebenarnya masih dibutuhkan DPR. Tapi, ini sudah menjadi keputusan pribadi saya untuk tidak maju lagi," kata politisi kelahiran Semarang pada 21 April 1961 yang tetap menyembunyikan alasan sejatinya tidak ingin duduk di DPR lagi.
Selama menjadi DPR dua periode, Alvin cukup dikenal oleh masyarakat luas. Di DPR, Alvin pernah menjadi Wakil Ketua Fraksi Reformasi (2001-2004) dan pernah menjabat Wakil Ketua Pansus Bruneigate dan Buloggate. Di DPP PAN, Alvin pernah menjabat Wasekjen DPP PAN. (asy/nrl)











































