Kritik PPP, Arief Mudatsir Sabet Doktor UI

Kritik PPP, Arief Mudatsir Sabet Doktor UI

- detikNews
Jumat, 11 Jul 2008 18:46 WIB
Kritik PPP, Arief Mudatsir Sabet Doktor UI
Jakarta - Sibuk sebagai wakil ketua komisi I DPR, tidak membuat Arief Mudatsir Mandan (AMM) bermanja-manjaan. Kerja keras pun terus dilakukan politisi PPP ini, termasuk menyelesaikan studi doktoralnya. Dalam waktu 3 tahun, AMM berhasil menyabet gelar doktor setelah ujian disertasi terbukanya memberikan nilai A pada putra Jepara ini.

"Setelah melalui proses pengujian, tim penguji memutuskan bahwa saudara berhak menjadi doktor bidang sosiologi dari kampus UI dengan nilai A. Dengan yudisium 3,81, Anda dinyatakan cumlaude," kata Ketua sidang terbuka DR Billy K Sarwono membacakan hasil rapat tim penguji di auditorium Bumiputera kampus FISIP UI Depok, Jabar, Jumat (11/7/2008).

Suara tepuk tangan dan ucapan alhamdulillah langsung bergemuruh setelah AMM dinyatakan sebagai doktor sosiologi UI. Maklum, ujian terbuka AMM yang mengkritik ideologi PPP dihadiri oleh seratusan koleganya di DPP PPP dan DPR. Mereka antara lain, Ketua umum DPP PPP Suryadharma Ali, Mensos Bachtiar Chamsyah, Ketua Komisi I DPR Theo L Samboaga, Ketua FPPP Lukman Hakim Saefuddin, Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali, Ketua FKB Effendi Choirie dan anggota FPPP serta pimpinan komisi DPR lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AMM yang juga ketua DPP PPP ini dalam disertasinya menyoroti kemerosotan perolehan suara PPP dalam setiap pemilu. Menurut hasil penelitiannya, kemerosotan itu disebabkan oleh tidak adanya aparatus ideologi yang mumpuni di tingkat nasional. Selain itu, ideologi perjuangan PPP yang ada sekarang dianggap masih global. Inilah yang membuat partai berlambang ka'bah ini kesulitan membedakan dirinya dengan partai Islam lainnya, karena di tingkat lapangan, ideologi PPP sulit diimplementasikan.

"Kemerosotan perolehan suara PPP dari pemilu ke pemilu disebabkan karena di pimpinan partai tingkat nasional PPP tidak punya aparatus ideologi yang mumpuni dan tokoh kharismatik seperti KH Bisri Syamsuri, Idham Cholid, Tjokroaminoto, Buya Metareum. Aparatus ideologi partai yang kharismatik ini yang tidak ada sekarang," kata Arief yang disambut tepuk tangan hadirin, termasuk Suryadharma Ali dan Bachtiar Chamsyah.Β Ketua PB IKA-PMII ini mempertahankan disertasi berjudul 'Ideologi Politik Bagi Kaum Santri: Makna Asas Islam Bagi Kiprah Politik PPP' mendapat pujian dari para penguji seperti Prof. Dr. Azyumardi Azra, Prof. Dr. Robert MZ Lawang, Francisia SEE Seda, PhD, dan Dr Iwan Gardono Sudjtmiko. Para Penguji memuji AMM karena mampu membuat disertasi yang berbobot dan mampu menyelesaikan studi 3 tahun dengan nilai cumlaude di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR.

Hasil cumlaude inilah yang membuat elit PPP seperti Suryadharma merasa bangga sekaligus tersentak. Bangga karena ada kader PPP yang menjadi doktor dengan nilai cumlaude dan tersentak karena PPP harus melakukan revitalisasi ideologi dalam menghadapi tantangan yang semakin berat.

"Tentu saja saya bangga dan senang. Tapi saya juga tersentak karena ada yang belum selesai soal ideologi yang implementatif di PPP. Ini yang akan kita perbaiki terus menghadapi tantangan zaman," terang Surya.

Pujian yang sama juga disampaikan ketua MPP DPP PPP Bachtiar Chamsyah. "Kami senang dan bangga karena ada kader PPP yang berhasil menjadi doktor sosiologi dengan disertasi soal PPP. Ini akan menjadi masukan yang bermanfaat bagi eksistensi PPP ke depan," terang dia.

Mendapatkan ucapan selamat dari koleganya, mantan calon ketua umum PPP yang kalah dengan Suryadharma Ali ini pun terlihat berbinar matanya. Kebahagian AMM juga tampak setelah tim penguji menyatakan ujian disertasinya dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar doktor sosiologi. Berbagai ucapan selamat termasuk yang berbentuk puisi pun dibacakan agar Arief mampu mengemban amanatnya di DPR maupun PPP menjadi lebih baik setelah bergelar doktor.

Selamat ya mas Arief! (yid/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads