"Berangkat semalam, pagi tadi nyoblos," kata pria kelahiran Singaraja, Bali 4 April 1966 silam ini dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (9/7/2008).
Putu yang sangat menyukai kajian budaya ini menyoblos salah satu calon gubernur dan wakil gubernur Bali di kota Denpasar. Namun, bapak tiga anak itu enggan menyebutkan pasangan mana yang dipilihnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, pria yang dikenal cepat akrab dengan wartawan ini tak bisa berlama-lama berada di tanah kelahirannya. Pukul 14.00 WIB nanti, kata dia, adalah jadwal untuk pengambilan nomor urut parpol.
"Saya sudah harus di Jakarta. Ini saya sudah dalam perjalanan ke bandara (Ngurah Rai)," kata pria yang menamatkan pascasarjana di Universitas Udayana itu sambil tertawa.
Putu mengakui, mengemban tugas sebagai anggota KPU cukup membuatnya sibuk. Kurang tidur, adalah makanan sehari-harinya.
"Pekerjaannya banyak, tiap hari kurang tidur sudah biasa," ujarnya. (ken/asy)











































