Munarman, Bosan dan Sarung

Munarman, Bosan dan Sarung

- detikNews
Jumat, 04 Jul 2008 10:49 WIB
Munarman, Bosan dan Sarung
Jakarta - Siang itu Munarman sedang duduk-duduk santai di bangku ruang besuk di lantai 3, ruang tahanan narkoba Polda Metro Jaya. Setiap pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB, Panglima Komando Laskar Islam ini memang selalu duduk di bangku itu.

Maklum hampir setiap jam ada saja tamu yang datang membesuknya. Ia baru beranjak dari ruang besukan hanya untuk salat Zuhur dan Ashar.

"Teman-teman saya selalu datang ke sini untuk memberi semangat dan dukungan atau sekadar ngobrol-ngobrol," ujar Munarman saat ditemui detikcom, Rabu (2/7/2008) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siang itu Munarman mengenakan kemeja koko dan kain sarung garis-garis hijau. Sebelumnya, jarang melihat penampilan Munarman seperti itu. Biasanya dia mengenakan pantolan biasa.

Hampir sebulan sarjana hukum itu mendekam di sel tahanan Blok D no 21. Ia ditahan lantaran menjadi tersangka insiden Monas 1 Juni 2008 lalu. Polisi menjerat Munarman dengan 3 pasal KUHP, yakni pasal 160 tentang penghasutan, pasal 170 tentang pengeroyokan dan pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan.

Sekalipun dijerat dengan beberapa tuduhan dan harus mendekam di penjara, Munarman terlihat tenang-tenang saja. Sesekali tawanya lepas.

"Bosan saja," keluhnya saat ditanya kabarnya.

Setelah itu Munarman panjang lebar menjelaskan kekesalannya karena kasusnya tak juga diproses. "Jangan nasib saya digantung seperti ini," ujarnya.

(ddg/nrl)


Berita Terkait