Dedikasi Jhonatan Yuditya Jaga Lingkungan & Adat Masyarakat Dayak

#77PortraitAnakBangsa

Dedikasi Jhonatan Yuditya Jaga Lingkungan & Adat Masyarakat Dayak

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 12 Agu 2022 18:56 WIB
Shot on OPPO Reno8 Pro 5G.
Shot on OPPO Reno8 Pro 5G. (Foto: Dok OPPO)
Jakarta - Masalah lingkungan masih menjadi bahasan yang sering dibahas oleh forum global. Terbaru, masalah lingkungan juga dibahas dalam Presidensi G20 Indonesia dalam pertemuan Environment Deputies Meeting and Climate Sustainability Working Group (EDM-CSW).

Dalam bahasan tersebut Indonesia mengangkat tiga isu utama yaitu mendukung pemulihan yang berkelanjutan, peningkatan aksi berbasis daratan dan lautan dan juga meningkatkan mobilisasi sumber daya.

Tentu untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang sudah jadi masalah global ini diperlukan kerja sama dari berbagai pihak. Apalagi, permasalahan lingkungan ini nantinya akan dirasakan hingga beberapa generasi yang akan mendatang.

Pendidikan soal lingkungan pun juga harus diasah sejak dini, agar anak-anak mampu mempraktikkan ajaran yang diberikan soal menjaga lingkungan. Hal inilah yang dicoba oleh Jhonatan Yuditya Pratama, seorang pemimpin muda Dayak yang peduli dengan lingkungan.

Dedikasinya dalam menjaga lingkungan ia tuangkan dengan mendirikan Sekolah Budaya Patamuan Talino. Sekolah itu mengajarkan anak-anak di sekitar untuk menjaga adat, alam hingga hutan. Ide tersebut tercetes ketika ia lulus SMA dan memikirkan caranya untuk berkontribusi di masyarakat.

Meski latar belakangnya sebagai seorang mahasiswa program studi keperawatan, tidak menghalangi keinginannya untuk berkontribusi di bidang lingkungan. Ia pun menggabungkan pengetahuan di dunia pendidikan dan kesehatan dalam melayani masyarakat adat.

Apa yang dilakukan oleh Jhonatan Yuditya ini tentu perlu diapresiasi. Berkat dedikasinya yang luar biasa, ia membantu masyarakat adat di Dayak melestarikan adat dan juga lingkungan sekitarnya. Lewat gerakan ini juga, Jhonatan bisa membantu mengatasi permasalahan lingkungan yang tengah jadi isu hangat.

(fhs/ega)