#77PortraitAnakBangs

Puarman, Sosok Relawan Mitigasi Banjir Sungai Cikeas Cileungsi

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 10:57 WIB
Shot on OPPO Reno8 Pro 5G
Shot on OPPO Reno8 Pro 5G/Foto: Dok OPPO
Jakarta - Banjir menjadi satu hal yang kerap menjadi permasalahan di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Bogor. Tak jarang banjir menghabiskan rumah-rumah masyarakat hingga harta benda lainnya.

Puarman menjadi salah satu korban banjir besar pada tahun 2006. Kala itu, barang-barang rumahnya habis terbawa banjir akibat luapan Sungai Cileungsi. Pengalamannya menjadi korban akhirnya membuat dirinya menjadi pegiat relawan mitigasi bencana.

Selama belasan tahun, Puarman membantu masyarakat agar lebih waspada terhadap banjir. Ia mencoba membantu dengan mengirimkan informasi melalui group mailing list hingga Blackberry Messenger terkait tinggi muka air di hulu sungai. Berbekal informasi tersebut, warga setidaknya dapat waspada empat jam sebelum banjir datang.

Dalam menjalani tugasnya, Puarman turut menjalin komunikasi dengan petugas di hulu Cikeas, dan Cileungsi di wilayah Bogor, Jawa Barat. Upaya ini terus ia lakukan mulai tahun 2006 hingga 2016. Di tahun 2016, seiring berkembangnya teknologi WhatsApp, Telegram, dan lainnya, orang yang mencari informasi kepada Puarman pun ikut bertambah. Sejak saat itu, ia akhirnya membentuk Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C).

Hingga saat ini, KP2C menjadi rujukan informasi bagi berbagai pihak mulai dari masyarakat, pemerintah, dan lainnya. Sebanyak lebih dari 10.000 orang pun telah memanfaatkan informasi dari komunitas ini. Bahkan, komunitas ini menjadi satu-satunya yang konsisten terhadap informasi banjir.

Meski di musim kemarau, anggota KP2C tetap melaporkan tinggi muka air dan cuaca di wilayah hulu. Di tahun 2019, pengabdian Puarman pun diganjar penghargaan Penggiat Relawan Bencana Kabupaten Bogor 2019 dari Bupati Bogor, Ade Yasin. (akn/ega)