M Jasin Ngajar 'Korupsi' di ITB Selepas dari KPK

M Jasin Ngajar 'Korupsi' di ITB Selepas dari KPK

- detikNews
Minggu, 24 Jul 2011 09:24 WIB
M Jasin Ngajar Korupsi di ITB Selepas dari KPK
Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Jasin tak akan maju lagi sebagai calon pimpinan KPK untuk periode mendatang. Jasin memilih hidup 'normal' dengan menjadi dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Mata kuliah yang akan diajarkan oleh bapak dua anak ini adalah Statistika dan Informasi Birokrasi. Studi tersebut berada di bawah Jurusan Bisnis dan Ilmu Kemanusiaan.

"Jadi hal-hal yang menyangkut korupsi itu disebut kemanusiaan. Ini penting dalam pengembangan kemanusiaan," kata Jasin saat berbincang dengan detikcom, Minggu (24/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahasiswa diberi pengetahuan terkait korupsi agar tidak melakukan korupsi dalam kehidupannya, terlebih ketika mereka masuk ke dunia kerja. Doktor universitas di Filipina ini mengaku sudah mempersiapkan diri untuk mengajar mahasiswa S2 dan S3 ITB tersebut. Bahkan, tak lama lagi, Jasin akan diberi gelar guru besar.

"Sedang diurus guru besarnya," kata Jasin yang kini sedang kuliah S2 Hukum Pidana Unpad ini.

Selama mengajar, Jasin tidak akan menetap di Bandung. Pria yang gemar mengenakan peci akan tetap tinggal di Bintaro sambil mengurusi dua anaknya.

"Selama ada travel saya akan tetap mondar-mandir," ungkapnya sambil tertawa santai.

M Jasin menyelesaikan pendidikan sarjana jurusan Administrasi Negara di Universitas Brawijaya Malang pada 1984. Lima tahun kemudian, Mochamad Jasin berhasil merampungkan gelar master bidang Business Management di Technological University of The Philippines, Manila. Gelar doktor di bidang yang sama diraihnya dari Universitas Adamson, Manila, Filipina.

Jasin memulai karier sebagai staf Departemen Perindustrian. Kariernya terus berlanjut hingga menduduki posisi Pembantu Asisten pada Asmenko IV bidang pengembangan wilayah kantor Menteri Koordinator bidang Produksi dan Distribusi. Setelah itu dia menjabat Pembantu Asisten urusan kebijaksanaan pengawasan pembangunan kantor Menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan.

Pada 2000, ketika Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN) terbentuk, Jasin didapuk menjadi Kepala Biro Perencanaan. Setelah KPKPN dibubarkan dan terbentuk KPK, Jasin hijrah dan menjabat Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara. Sebelum menduduki kursi Wakil Pimpinan KPK bidang pencegahan, Jasin adalah Direktur Penelitian dan Pengembangan KPK.

(mad/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads