"Saya sibuk mengurus parpol," kata Sukmawati yang juga Ketum PNI Marhaenisme usai Seminar Nasional yang digelar Forum Renovasi Indonesia (FRI) di Hotel Kaisar, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2011).
Kesibukan Sukmawati memang beralasan. Sebab, UU Parpol yang baru memberikan syarat yang lebih berat kepada parpol untuk menjadi badan hukum. Misalnya saja, untuk bisa lolos verifikasi Kemenkum HAM, parpol harus mempunyai kepengurusan 100 persen di tingkat provinsi, 75 persen di tingkat kabupaten/kota dan 50 persen di tingkat kecamatan di seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira (kehidupan) parpol yang paling baik itu ketika era pemerintahan Bung Karno. Reformasi sudah nggak bener!" cetusnya.
Sukmawati mengatakan, partainya adalah termasuk 18 partai yang sedang mengajukan judicial review UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik ke Mahkamah Konstitusi. Dia mengingatkan semua pihak agar tidak menganggap remeh rakyat yang diwakilkan 18 parpol itu.
"Kurang lebih 10 juta orang anak bangsa yang tidak suka dengan UU Parpol itu," ucap politikus kelahiran Jakarta, 26 Oktober 1951 ini.
Mengenai alasan sejumlah parpol besar bahwa syarat dalam UU Parpol itu akan menciptakan sistem kepartaian yang kuat, Sukmawati juga menganggapnya sebagai akal-akalan. "Itu nggak masuk akal," tegasnya.
Meski menentang keras dan menggugat UU Parpol itu, Sukmawati mengaku tetap mempersiapkan segala sesuatunya kalau-kalau gugatan ditolakan MK. "Ya mau nggak mau," keluhnya.
Sukmawati merupakan anak keempat pasangan Soekarno-Fatmawati. Ia lantas menikah dengan Sujiwo yang merupakan putra Mangkunegara VIII. Dari penikahannya ini, Sukmawati mendapat dua anak. Sayang, usia pernikahan hanya bertahan lima tahun.
Di masa remajanya, Sukmawati pernah bergabung dengan Dwikora menjadi sukarelawati. Dia sempat kuliah di Ilmu Politik Universitas Indonesia. Namun kuliahnya di UI tidak sempat rampung. Sukmawati lantas ke Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta yang kini dikenal sebagai Institut Kesenian Jakarta.
(lrn/vit)











































