Menyidik perkara hingga menulis dakwaan sampai tuntutan merupakan cita-cita terpendam Hendro sejak kuliah. Mahasiswa angkatan 1988 ini memupuk rasa tersebut sejak bergelut di pers kampus Pro Justitia.
"Saya ikhlas menjalani profesi ini," kata alumni FH Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto ini kepada detikcom, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,
Senin, (25/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengalaman di dunia jurnalistik ini yang membuatnya tidak buta politik. Sehingga banyaknya tudingan politik dalam perkara Misbakhun membuatnya bergeming.
"Silakan mereka (berbicara) seperti itu. Tapi kan tidak buta politik, apalagi dulu aktif di pers mahasiswa," tutur jaksa yang telah bertugas ke berbagai tempat ini.
(asp/vit)











































