Priyo Budi: Dulu Mie Instan, Sekarang Sayur Lodeh Saja Deh!

Priyo Budi: Dulu Mie Instan, Sekarang Sayur Lodeh Saja Deh!

- detikNews
Selasa, 12 Okt 2010 18:44 WIB
Priyo Budi: Dulu Mie Instan, Sekarang Sayur Lodeh Saja Deh!
Jakarta - Bicara soal mie instan, hampir semua umur menikmati makanan praktis tersebut. Selain
cara menyajikannya yang sangat mudah, mie instan mempunyai sesuatu yang khas dan bisa 'membius' para penikmatnya walaupun hanya mencium aromanya.

Hal itu pula yang ternyata dirasakan oleh Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Semasa
jadi mahasiswa Priyo cukup tergoda dengan aroma mie instan. Saking tergodanya, sebagai anak kos, hari-hari Priyo tidak lepas dari mi instan.

"Ya dari kecil sudah suka. Apalagi waktu mahasiswa ya, itu kan anak kos biasanya hobi sekali makan mie instan," ujar Priyo saat berbincang dengan detikcom, Selasa (12/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi Priyo menyatap mie instan adalah solusi hemat untuk kantong anak kos. Setiap mulai bosan dengan makanan sajian warung, apalagi kantong menipis, mie instan pilihan menjadi pilihan akhir Priyo bersama teman-teman satu kostnya.

"Hemat, cepat dan enak sekali. Dari semua jenis mie, itu yang paling saya suka," kata Priyo.

Dari berbagai jenis varian rasa, ternyata Priyo lebih suka Indomie goreng. "Aromanya lebih mengundang selera, di lidah orang Jawa itu pas," kata mantan alumni UGM ini sembari tertawa.

Kegemaran Priyo ini berlanjut meski saat ini dia sudah berkeluarga. Walaupun tidak sesering dulu mengkonsumsinya, tapi tetap saja kelezatan Indomie selalu terlintas di
pikiran Priyo.

"Tapi sejak punya istri saya sudah kurangi makan mie instan, saya lebih suka minta
dimasakin sayur lodeh saja deh. Itu kegemaran saya lho," ujar ayah 4 orang anak ini.

"Tapi kalau anak-anak lagi makan, ya jadi tergoda juga," imbuh pria berkacamata ini.

Terkait tuduhan pemerintah Taiwan, yang mengatakan bahwa Indomie mengadung zat
berbahaya bagi kesehatan, menurut Priyo, itu lebih kepada persaingan dagang saja.
Priyo yakin tindakan Taiwan karena produksi lokal mereka menurun drastis.

"Saya rasa ini lebih kepada persaingan dagang karena pabrik mie lokal di sana merasa
terpinggirkan dan merasa kalah bersaing. Kita harus sampaikan nota pertanyaan pada
Taiwan," kata lulusan Fisipol angkatan 86 ini.

Meskipun ada pemberitaan seperti itu, Priyo tidak takut mengkonsumsi mie instan. Selama BPOM menyatakan aman, Priyo akan tetap menikmati kelezatan Indomie.

"Ah saya nggak takutlah, selama BPOM menyatakan aman saya ya go a head, walaupun
tidak sesering dulu," tandas politisi Partai Golkar ini.
(lia/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads