"Itu tidak ada kaitan dengan agenda politik. Itu murni dakwah. Saya ini kan aslinya hanya guru ngaji," kata Mahfud kepada detikcom, Jumat (13/8/2010).
Menurut Menhan era pemerintahan Gus Dur ini, selama bulan Ramadan dirinya selalu diminta menjadi penceramah di beberapa masjid. Dengan latar belakangnya sebagai ustadz, dia pun tidak keberatan melakukan syiar Islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Ketua DPP Golkar Fadel Muhammad menilai gagasan memasangkan Ical-Mahfud dalam Pilpres 2014 mendatang sebagai wacana yang terlalu dini. Sebab, sampai saat ini partainya belum membahas soal siapa yang akan didorong dalam Pilpres 2014 mendatang.
"Itu wacana wartawan saja," kata Fadel yang juga dikonfirmasi detikcom.
Ketua MK Mahfud MD didaulat memberikan ceramah keagamaan menjelang waktu berbuka puasa bersama DPP Golkar, Kamis kemarin. Mahfud yang berasal dari Madura ini pun tancap gas.
"Tahukah kau siapa yang berpalsu-palsu dalam beragama? Yaitu orang yang menyia-nyiakan anak yatim," ceramah Mahfud.
Dalam acara ini, sejumlah petinggi Partai Golkar hadir, termasuk mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla. JK duduk bersebelahan dengan Ical. Hadir juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono dan sejumlah politisi Golkar seperti Fadel Muhammad, Idrus Marham dan Tantowi Yahya.
(yid/nrl)











































