"Saya akui memang akhir-akhir ini saya berpuasa untuk tidak terlalu banyak menyampaikan kata-kata ke publik, apa pun itu. karena setiap kata pada waktu-waktu itu bisa saja keplintir ke kanan dan ke kiri," kata Boediono di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2010).
Puasa bicara mulai Boediono lakukannya semenjak bailout terhadap Bank Century menjadi konsumsi politik. Statusnya selaku mantan Gubernur BI waktu keputusan diambil, membuat Boediono khawatir komentar yang disampaikannya menjadi kontra produktif di samping memang ada informasi yang belum bisa dia sampaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boediono mengaku sebenarnya sangat membutuhkan wartawan agar capaian di Kantor Wapres dapat disebarluaskan kepada masyarakat luas. Dia berjanji menyediakan waktu lebih banyak menyampaikan langsung pemaparan bidang yang menjadi kewenangannya kepada wartawan.
"Saya ada kebutuhan, saudara berkebutuhan juga untuk mencatat apa yang saya sampaikan. Saya tahu tugas teman-teman ini mencari berita, maka harus kita cari salurannya. Insyaallah berita-berita informasi yang keluar dari Kantor
Wapres adalah informasi yang A1, artinya yang kualitasnya baik dan tidak
sembarangan," janji guru besar FE UGM ini.
(irw/lh)











































