JK Kadang Malu Tak Bisa Damaikan Mahasiswa Makassar

JK Kadang Malu Tak Bisa Damaikan Mahasiswa Makassar

- detikNews
Kamis, 08 Jul 2010 16:11 WIB
JK Kadang Malu Tak Bisa Damaikan Mahasiswa Makassar
Jakarta - Siapa yang tak kenal Jusuf Kalla. Sejak menjabat sebagai menko kesra sebelum 2004, JK dikenal sebagai juru runding konflik-konflik antarkelompok massa di Tanah Air.

Namun, dari sekian prestasinya mendamaikan Ambon, Poso, dan Aceh, siapa sangka JK terkadang merasa malu karena tidak bisa membawa damai di tanah kelahirannya, Makassar.

Damai yang ia maksud adalah perdamaian di antara mahasiswa Makassar yang kerap aling adu jotos satu sama lain.

"Kadang-kadang saya malu. Bisa menangani konflik di mana-mana, kok di kampung sendiri nggak bisa," kata JK saat memberi kuliah umum tentang kemanusiaan di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Depok, Kamis (8/7/2010). Pengakuan JK itu pun disambut riuh oleh ratusan peserta kuliah yang hadir.

JK mengakui, pertanyaan itu pun kadang sering dilontarkan rekan-rekannya. Namun, untuk menyiasatinya, ia punya jawaban khusus untuk sedikit berkelit.

"Saya kalau (konflik dengan) ribuan meninggal baru bisa, kalau luka-luka nggak bisa," kelakar pria kelahiran 15 Mei 1942 menjelaskan jawaban pamungkasnya itu.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mengakui, orang-orang Makassar memang memiliki temperamen yang tinggi, tak terkecuali dirinya. Namun, katanya, hal itu tidak harus disalurkan lewat kekerasan dan perkelahian.

JK menyentil, kebanyakan mahasiwa Makassar yang sering berkelahi itu, juga tidak beres dalam prestasi akademisnya. "Kalau di atas tidak disiplin, di juga bawahnya tidak disiplin," kata JK yang alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin ini.

Dengan sedikit narsis ia pun berseloroh, "Boleh emosi, tapi harus pintar. Orang emosi juga bisa jadi wapres seperti saya."




(lrn/nrl)


Berita Terkait