"Anda yang datang ke saya, " ujar Mahfud saat di temui wartawan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, (2/7/2010).
Dikalangan pemburu berita, Mahfud terkenal sumeh/ramah untuk dimintai tanggapan. Baik usai acara, door stop, makan siang atau lewat telepon. Kebiasaan itu telah lama, semenjak masih bergelut di kampus, UII Jogja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda lho yang datang ke saya," kata Mahfud yang menyelesaikan S3 dengan
disertasi Politik Hukum ini.
Kebiasaan tersebut berlanjut hingga menjadi Ketua MK. Akibat kebiasaan berbicara itulah, dia mengaku belum siap untuk menjadi Ketua KPK. Karena menurutnya Ketua KPK syaratnya tidak boleh banyak omong.
"Saya dikritik orang , 'ngapain itu Ketua MK konpers'. Padahal anda yang datang ke saya," candanya.
Tak hanya kedekatan dengan wartawan, Mahfud juga dikenal dengan pernyataan yang menggigit dalam bahasa yang berbunga-bunga. Seperti istilah 'genit' ketika mengomentari Tifatul Sembiring saat menghembuskan isu RUMP Konten Media.
"Saya minta kalau anda menulis berita dari sini jangan ditulis saya mengadakan jumpa pers, anda yg datang ke saya," pinta pria asal Madura ini.
(asp/ken)











































